Teater Ajak Orang Berpartisipasi Dalam Imajinasi

Selasa, 04 Desember 2018 21:14 Clara Aditia Nasional

Teater Ajak Orang Berpartisipasi Dalam Imajinasi

 

Koropak.co.id - Sang Maestro, Putu Wijaya menilai, kondisi teater saat ini tengah bergeliat membangun pasar, membangun jejaring atau network agar pementasan tidak hanya berjalan di satu titik, tapi bisa berkeliling ke beberapa bagian di Bumi Pertiwi ini.

Demikian disampaikan Putu Wijaya kepada Koropak saat menyaksikan penampilan pentas Aktor Piktorial Bandung dalam Anugerah Budaya dan Festival Putu Wijaya yang digagas Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya, di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, Senin (3/12/2018).

"Coba bayangkan, mempersiapkan pementasan bisa memakan waktu 1 sampai 3 bulan, sedangkan dipentaskan hanya 1 sampai 3 hari. Jelas ini perlu sebuah upaya agar pementasan bisa terus ada. Caranya dengan membangun network, sehingga para pementas bisa berkeliling, bisa terus mendapatkan ruang untuk berekspresi," ujar Putu.

 

 

Koropak.co.id - Teater Ajak Orang Berpartisipasi Dalam Imajinasi (2)

 

Baca : Teater, Investasi Kultural Berikan Pengalaman Batin

Drama, kata Putu, sangatlah penting. Drama sekarang sangat berbeda dengan drama di masanya, di mana drama dan teater tradisi kala itu, memiliki jarak yang sangat jauh. Bilamana teater tradisi menyuguhkan bahasa daerah, sedangkan teater modern ditampilkan dalam bahasa Indonesia. Bilamana drama modern mengusung referensi barat, sedangkan drama tradisi berasal dari kearifan lokal.

"Sebetulnya kearifan lokal kita itu sangat luar biasa. Ada budaya Sunda, Bali, Jawa, Batak, Sumatera, bahkan Irian. Tapi sayang, kita terlupa saking terpesonanya kita oleh kemilau tradisi barat. Padahal, untuk menjadi seorang barat, kita tidaklah mungkin. Kulit kita lain, kultur kita lain, latar belakang kita lain," ujar Putu.

Putu menyayangkan tradisi dari kearifan lokal kian hari kian dilupakan. Sedangkan orang barat datang dan mengambil belajar tradisi kearifan lokal bangsa, sementara anak bangsa sendiri terlalu asyik belajar tradisi barat.

"Sekaranglah saatnya menjemput tradisi kita. Sebab seni pertunjukan kita, teater tradisi kita, sangatlah luar biasa," ujarnya.

 

 

Koropak.co.id - Teater Ajak Orang Berpartisipasi Dalam Imajinasi (3)

 

Baca : Pementasan Teater Jadi Ajang Silaturahmi Seniman

Putu mengenang saat teater tradisi di masanya dimainkan di lapangan dengan penuh kesederhanaan, tanpa ada persiapan lighting, kostum atau kemasan apapun. Namun bisa memikan orang menyaksikannya sampai pagi.

"Kenapa hal itu terjadi? Karena teater mengajak orang berpartisipasi dalam imajinasi, untuk melengkapi apa yang tidak ada. Drama memperkaya batin, memperkaya imajinasi, mengajari orang santun, dan sadar terhadap lingkungan. Itu yang harus kita bangkitkan kembali," kata Putu.

Tapi sayang, ucap Putu, belakangan ini kemilau tradisi barat kembali gemerlapan, menarik atensi, membuat lupa akan tradisi sendiri.

"Membuat kita lupa bahwa bangsa ini memiliki budaya, memiliki kearifan lokal yang bergeletakan di samping kita, dan kita lupakan. Mari kita interpretasi, revisi, dan aktualisasikan lagi budaya dan tradisi kita," kata Putu.*

 

Lihat Juga : Festival Kendan Gali Potensi Seni Budaya

Lihat Juga : Upaya Melestarikan Seni Budaya Sunda

 


Berita Terkait