Kemustahilan Festival Putu Wijaya Terjawab

Rabu, 05 Desember 2018 13:02 Clara Aditia Daerah

Kemustahilan Festival Putu Wijaya Terjawab

 

Koropak.co.id - Kemustahilan sebuah kota kecil menyelenggarakan even nasional Anugerah Budaya dan Festival Putu Wijaya terjawab dengan suksesnya event tersebut. Di puncak acara, Selasa (4/12/2018), Sang Maestro Putu Wijaya hadir dan mengapresiasi atas apa yang telah diperjuangkan jajaran Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya, sehingga event yang turut dihadiri apresiator dari Malaysia dan Singapura itu sukses terlaksana.

Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya, Bode Riswandi mengaku bangga dan terharu atas keberhasilan yang diraihnya bersama Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya untuk event Anugerah Budaya dan Festival Putu Wijaya tersebut.

"Sungguh, ini tidak bisa diungkapkan dengan kalimat. Tapi kami akui, keberhasilan ini bukan keberhasilan Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya saja, keberhasilan ini tidak akan kami raih jika tidak ada dukungan moril, materiil, dan tenaga dari seluruh pihak. Apa yang kami lakukan ini sejatinya bukan untuk Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya, tapi untuk kota tercinta, Kota Tasikmalaya," katanya.

 

Koropak.co.id - Kemustahilan Festival Putu Wijaya Terjawab (2)

 

Baca : Menerabas Kemustahilan Perhelatan Budaya Skala Nasional

Dijelaskan Bode, ketika kota lain dikenal dengan ikon masing-masing, Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya ingin mencari identitas bagi Kota Tasikmalaya. Oleh sebab itu, pihaknya tengah berupaya menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai kota budaya di wilayah Priangan Timur.

"Tahapan itu memang bukan jalan mudah, tapi kalau kita tidak melakukan dari sekarang, ya tidak akan pernah terjadi. Oleh sebab itu, sebagai upaya meraihnya, Insyaallah agenda ini akan menjadi agenda tahunan," katanya.

Jika berbicara efek domino, kata Bode, lewat perhelatan kebudayaan ini, bukan hanya kemajuan kesenian saja yang berbicara, namun banyak sektor perekonomian yang semakin tumbuh. Termasuk hotel-hotel yang terisi oleh para tamu undangan di ajang Anugerah Budaya dan Festival Putu Wijaya ini.

"Sangat wajar jika tahun depan kegiatan ini akan dilaksanakan kembali. Saya yakin beberapa kelompok teater dari luar yang kali ini belum bisa tampil, mereka tengah bersiap untuk mentas di Tasikmalaya tahun depan," ujar bode.

 

Koropak.co.id - Kemustahilan Festival Putu Wijaya Terjawab (3)


Baca : Penggiat Teater di Daerah Lebih Punya Semangat


Melalui seni budaya juga, kata Bode, Kota Tasikmalaya diperbicangkan di jagat internasional. Sebab selama ini, di luar daerah yang dikenal Jawa Barat adalah Bandung, tidak tahu bahwa di Jawa Barat ada Kota Tasikmalaya.

"Dengan seni budaya ini, kita mengenalkan Jawa Barat bukan hanya Bandung, Jawa Barat ada Kota Tasikmalaya yang perlu diperbincangkan dalam ranah kesenian, baik di tingkat nasional maupun internasional," tutur Bode.

Berbincang internasional, ucap Bode, di event ini turut hadir tamu dari Malaysia dan Singapura, yang diakuinya baru pertama kali datang ke Kota Tasikmalaya, sehingga para penggiat teater asal negeri tetangga itu sampai mencari tahu di mana Kota Tasikmalaya itu.

"Inilah salah satu bukti bahwa Kota Tasikmalaya ini bisa terangkat lewat perhelatan budaya. Beruntunglah Kota Tasikmalaya didatangi Mas Putu. Pesan kami, jangan pernah bosan datang ke Kota Tasikmalaya, ajari kami yang muda, karena pengalaman tidak akan pernah membohongi proses," kata Bode.*

 

Baca : Putu Wijaya Apresiasi Kinerja Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya


Berita Terkait