Pelaku Buang Bayi Dicokok Polisi

Rabu, 05 Desember 2018 17:28 D. Farhan Kamil Daerah

Pelaku Buang Bayi Dicokok Polisi

 

Koropak.co.id- Tidak butuh waktu lama, hanya dalam kurun waktu 2 x 24 jam, jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya berhasil mengamankan seorang perempuan berisinial LSM (28) warga Kampung Tarikolot Desa Cintaraja Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, yang tega membuang bayi, darah dagingnya sendiri baru baru ini.

Meski tidak ada petunjuk yang berkorelasi kuat dengan penemuan mayat bayi pada dua hari sebelumnya, ketajaman penciuman aparat penegak hukum Polres Tasikmakaya akhirnya sukses mengurai sekat sekat pekat merangkai data menusuk jantung permasalahan.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra, S.IK mengatakan, diduga LSM ini sengaja membuang bayinya untuk menutupi aib. Saat LSM hamil, sedang dalam proses perceraian dengan suaminya.

"Hasil pemerikaaan, pelaku dan suaminya sudah cukup lama pisah ranjang karena sedang dalam proses perceraian, artinya diduga pelaku ini hamil dari hasil hubungan ilegal," kata Dony saat konferensi pres, Rabu (5/12/2018). Seraya menegaskan, pihaknya masih terus mendalami apa motif dibalik pembuangan bayi tersebut serta histori hingga LSM mengandung.

 

Koropak.co.id - Pelaku Buang Bayi Dicokok Polisi (3)

 

Baca : Bayi Mengambang di Sungai Gegerkan Warga

Dikatakan, kronologis pembuangan bayi tersebut berawal ketika pelaku yang sedang hamil tua dan tanpa diketahui tetangga maupun sanak saudaranya, meraskan panas dan sakit di bagian pinggang.

Menyadari bayi yang dikandungnya akan segera lahir, pelaku yang berpengawakan gemuk dan sehari hari selalu mengenakan pakaian besar sperti daster itu, kemudian bergegas menuju ke arah sungai, tidak jauh dari rumahnya.

Setibanya di sungai, LSM ini kemudian jongkok dengan tubuh bagian bawah terendam air. Seketika itu bayi dalam kandungannya keluar dan dibiarkan oleh pelaku, tenggelam dan hanyut dibawa arus sungai.

"Saat bayi lahir dan tenggelam, tali ari ari yang menempel pada tali pusar bayi ditarik hingga putus. Bayi pun hanyut terbawa arus air hingga 30 meteran dari lokasi dimana pelaku melahirkan, dan bebrapa jam kemudian, bayi tersebut diyltemukan warga setempat," tutur Dony.

Atas perbuatannya, palaku dijerat dengan pasal 80 jungto 76C Undang Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana 15 tahun penjara dan denda Rp 3 milyar," paparnya.

 

Baca : Pemancing Temuan Sesosok Mayat Bayi

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Pribadi Atma menuturkan, pasca penemuan bayi yang sempat menggegerkan warga, pihkanya langsung bergerak mencari pelaku dengan mengumpulkan sejumlah keterangan dan informasi dari masyarakat, termasuk mendata ibu ibu hamil serta bidan bidan setempat.

"Rata rata warga tidak banyak mengetahui jika LSM ini hamil. Tetapi pada akhirnya kami menemukan keterangan dari salah seorang warga jika LSM akhir akhir ini terlihat banyak diam di rumah dan diduga karena sedang hamil dengan indikasi ukuran perut nampak besar. Akhirnya setelah di investigasi, LSM mengaku telah membuang bayinya yang dilahirkan di sungai," kata Pribadi.*

 


Berita Terkait