Putu Wijaya : Terimakasih Tasikmalaya!

Rabu, 05 Desember 2018 17:34 Clara Aditia Daerah

Putu Wijaya : Terimakasih Tasikmalaya!

 

Koropak.co.id - Sang maestro, Putu Wijaya menyampaikan terimakasih dan penghargaan atas kerja keras inisiator sekaligus Sutradara Teater Payung Hitam, Rachman Sabur bersama Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya atas kesuksesan Anugerah Budaya dan Festival Putu Wijaya yang digelar di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, sejak 27 November hingga 4 Desember 2018.

Kepada Koropak selepas malam puncak Anugerah Budaya dan Festival Putu Wijaya, Selasa (4/12/2018), Putu Wijaya bangga dan terharu atas apa yang dipersembahkan baginya.

"Bode, saya lihat dia bekerjakeras. Saya bangga sama Bode, dia membuat program, dan terus mengawal programnya supaya berjalan sesuai rencana. Banyaknya anak muda sekarang hanya membikin program, tapi tidak menjaga bagaimana program itu bisa berlangsung," katanya.

 

Koropak.co.id - Putu Wijaya  Terimakasih Tasikmalaya! (2)

 

Baca : Kemustahilan Festival Putu Wijaya Terjawab

 

Putu juga terkejut dengan penampilan-penampilan kelompok teater yang mementaskan naskahnya yang sudah berusia puluhan tahun, tapi direintepretasi ulang sehingga menjadikannya relevan dengan kondisi saat ini.

"Bagi saya, ini merupakan hadiah yang sangat luar biasa. Saya banyak belajar dari mereka. Dunia kita sudah lain. Jika dahulu orangtua memberikan pengajaran kepada anak, namun sekarang terjadi sejarah baru. Orang yang sudah tua seperti saya banyak belajar terhadap anak muda," katanya.

Putu juga terharu dengan semangat generasi baru yang mencoba menerima generasi lama dengan caranya sendiri. Sebagai generasi lama, Putu membiarkan dirinya diolah oleh generasi baru, digali peristiwa apa yang dialaminya lebih dari 50 tahun lalu, dan direinterpretasi oleh mereka yang berdiri di masa sekarang, untuk disuguhkan menjadi tontonan menarik.

 

Koropak.co.id - Putu Wijaya  Terimakasih Tasikmalaya! (3)

 

Baca : Putu Wijaya Sang Maestro Teater Tanah Air

"Saya berpesan untuk Bode dan jajaran Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya, event ini menjadi langkah yang bagus, yang harus diteruskan agar lebih bagus lagi. Bode harus terus kerja keras, tidak boleh berhenti, tidak boleh loyo, jangan merasa sudah mengerjakan sesuatu yang besar, tapi harus merasa bahwa banyak hal di depan yang menunggu untuk dikerjakan," tutur Putu.

Putu juga mengharapkan para seniman di Kota Tasikmalaya bisa meningkatkan potensi seni, budaya dan tradisi Kota Tasikmalaya yang sudah mulai tercium di kancah nasional bahkan internasional.

"Harus disadari bahwa kini Kota Tasikmalaya, bukan kota kecil lagi. Tapi sudah menjadi titik di mana orang mulai melihat. Bola sudah ada di kaki kalian, tendanglah dengan baik," ujar Putu.*

 

Baca : Teater Ajak Orang Berpartisipasi dalam Imajinasi

 


Berita Terkait