Dede Farhan Aulawi : Melukis Desain Bisnis Media Online

Senin, 17 Desember 2018 18:47 Admin Opini

Dede Farhan Aulawi : Melukis Desain Bisnis Media Online

 

Koropak.co.id - Melukis Desain Bisnis Media Online 1

 
DI ERA DIGITAL saat ini, muncul beragam peluang bisnis yang begitu potensial. Asal kita kreatif dan jeli melihat peluang, maka kita akan bisa melihat betapa peluang itu terhampar luas di depan mata. Tak terkecuali peluang bisnis di bidang media online.

Mungkin kita masih ingat bagaimana majalah mingguan Newsweek akhirnya harus tutup pada akhir 2012, padahal perusahaan ini sudah beroperasi sekitar 80 tahun. Suatu perjalanan bisnis yang terbilang tidak mudah untuk mampu bertahan sampai 80 tahun.

Akhirnya newsweek menerbitkan model baru dengan format digital, yang mengindikasikan bahwa media online menjadi trending sekaligus exit strategy atas beratnya bisnis media dengan model media cetak. Dengan kata lain peluang bisnis di bidang media online lebih memiliki prospek dibandingkan dengan tetap berkutat di media cetak.

Pertanyaannya, bagaimana merancang bisnisnya agar tetap hidup? Dalam konteks manajemen bisnis, sebenarnya analisanya sederhana, manajemen bicara tentang input, proses dan output. Input media itu apa? Tentunya berbagai berita yang bisa menarik minat pembaca.

Tentang apa? Nah ini menjadi menarik bahwa segmen pembaca memiliki peminatan yang berbeda satu sama lain. Artinya, ruang lingkup bahan yang tersaji di media harus lengkap atau beragam dalam rangka membuka ruang selebar–lebarnya bagi pembaca yang memiliki peminatan yang berbeda tadi.

Pertanyaan selanjutnya, darimana mendapatkan sumber berita yang luas dan lengkap dengan jaminan originalitas hasil karya penulisnya? Tentu ini juga tidak mudah, karena meminta atau menyuruh orang untuk menulis sesuatu hasil karya pemikirannya pasti tidak mudah. Artinya butuh “cost”. Untuk itu bangunlah jejaring yang luas.

Cari para kontributor news ataupun opini yang tidak selalu bermuara pada fikiran “honor”. Ingat tidak semua penulis selalu berfikir untuk meminta “honor" atas tulisannya. Jika itu bisa dilakukan maka traffic terhadap media kita akan meningkat. Bahkan jika kita memiliki hubungan baik dengan para penulis yang umumnya memiliki jejaring dengan berbagai WhatsApp Group-nya, kita juga bisa minta agar link beritanya diinfokan juga ke WhatsApp Group yang dimilikinya.

Otomatis terbuka peluang terbentuknya komunitas baru untuk membaca atau masuk ke media kita. Akhirnya lambat laun traffic akan meningkat. Setelah traffic tinggi, maka bukanlah hal yang sulit untuk mendapatkan sumber pendapatan dari sisi pengiklan atau advertiser.

Jadi ternyata konsep rancangan bisnisnya tidaklah terlalu sulit, selama kita bisa menyajikan berita yang beragam untuk menarik traffic pembaca, bangun jejaring untuk kontributor yang beragam, lalu kolaborasi dalam distribusi berita–berita. Semoga semua teman–teman yang bergerak di bisnis media online ini mendapat kelancaran dalam menjalankan roda bisnisnya, sukses dan berkah buat keluarganya. Amin.

 

Tulisan ini adalah kiriman dari pembaca Koropak, isi dari opini di luar tanggung jawab redaksi. Cara kirim tulisan, klik disini !


Berita Terkait