Inilah Pesan Alumni 212 Jelang Ahok Bebas

Rabu, 23 Januari 2019 18:52 Eris Kuswara Nasional

Inilah Pesan Alumni 212 Jelang Ahok Bebas


Koropak.co.id - Setelah mendekam selama kurang lebih 2 tahun, eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau lebih akrab disapa Ahok direncanakan akan bebas pada Kamis (24/1/2019) besok. Dalam kesempatan itu, Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin berharap agar Ahok tidak mengulangi perbuatan untuk yang kedua kalinya.

"Saya selaku Ketua Media Center PA 212 yang memang sebagai orang pertama yang melaporkan Ahok. Dengan bebasnya Ahok, saya berharap agar dia tidak mengulang perbuatan yang cukup membuat gaduh umat Islam, karena bukan lagi di Indonesia saja tetapi di dunia," kata Novel sebagaimana dikutip Koropak dari detik.com, Selasa (22/1/2019).

Ditambahkan Novel, masalah Islam bukanlah menjadi ranah Ahok untuk dikritisi. Bahkan dia juga meminta agar Ahok hanya mengurus agamanya sendiri. Meskipun begitu, Novel berharap agar Ahok mendapatkan hidayah dan bisa berubah ke arah yang lebih baik.

"Saya berharap agar Ahok mendapatkan hidayah untuk bisa bertaubat dan menebus segala kesalahannya. Ahok perdalam saja agamanya sendiri, tetapi jika memang dia ingin menjadi mualaf, kami pun akan menyambutnya dengan tangan terbuka, karena memang yang saya dengar kabar Ahok selama di dalam penjara membaca Al-quran," tuturnya.

 

Baca : Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Simpang Siur

Mengenai rumor Ahok akan kembali terjun ke dunia politik dan bergabubg dengan PDIP, Novel berharap agar Ahok bisa mengurungkan niatnya lebih fokus ke dunia bisnis.

"Saya mendengar bahwa Ahok akan masuk ke parpol. Itu hak Ahok mau berpolitik atau tidak. Akan tetapi menurut saya lebih baik dia tidak masuk ke politik lagi dan memilih untuk terjun ke dunia bisnis. Tetapi jika ingin berpolitik, diharapkan bisa bergabung dengan partai koalisi keumatan dan saya rasa untuk bergabung pun tidak ada syarat, karena kami terbuka dan wajib hukumnya umat Islam menyambut hijrahnya Ahok," ujarnya.

Sebelumnya, dalam kasus penistaan agama dikarenakan ucapannya terkait surat Al-Maidah ayat 51, Ahok divonis bersalah dan dihukum selama 2 tahun penjara. Ahok sendiri mulai menjalani hukuman penjaranya sejak 9 Mei 2017 lalu. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly menyebutkan Ahok akan bebas pada Kamis (24/1/2019) dari Mako Brimob dan prosedur administrasi pun akan diselesaikan di Lapas Cipinang.*

  

Baca : Tarik Ulur Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir


Berita Terkait