Kebijakan One Way System Dihujani Kritikan Masyarakat

Sabtu, 26 Januari 2019 19:31 Ahmad Mukhlis Daerah

Kebijakan One Way System Dihujani Kritikan Masyarakat


Koropak.co.id - Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Ciamis, Ahmad Yani mengatakan pemberlakuan one way system di Jalan Kapten Murod Idrus didasari SK Bupati Ciamis yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Perhubungan. Berbagai pertimbangan telah dikaji sebelum diberlakukan one way system atau ruas jalan satu jalur. Namun jika ada masyarakat yang merasa keberatan silakan disampaikan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis.

"Kami sangat terbuka menerima kritikan dan saran dari masyarakat. Saat ini masih tahap evaluasi setidaknya sepekan mendatang. Hasil evaluasi itu nanti yang akan digunakan apakah pemberlakuan one way syistem efektif dan tidak. Kalau efektif maka akan dipermanenkan keputusan one way system-nya," ujar Ahmad Yani saat dikonfirmasi Koropak, Sabtu (26/1/2019) seiring menanggapi protes masyarakat.

Menyikapi dampak sosial pemberlakuan one way system, anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Sugiharto meminta agar Dinas Perhubungan mencabut kembali aturan one way system. Jika masyarakat malah dirugikan sebaiknya dibatalkan saja.

"Walaupun diberlakukan sesuai jam tertentu, tapi pedagang kuliner sekitar RSUD Ciamis menjadi sepi dari pembeli. Ini akan menjadi gejolak sosial jika tidak direspons," ujar Sugiharto.

 

 

Koropak.co.id - Kebijakan One Way System Dihujani Kritikan Masyarakat 2

 

Menurut Sugiharto, seharusnya Dishub melakukan sosialisasi dan berbicara dengan DPRD agar bisa selaras dalam membuat kebijakan. Dengan adanya aksi protes masyarakat menandakan bahwa one way system terlalu prematur.

"Jika sepekan mendatang tidak ada kepastian kebijakan dari Dishub, maka masyarakat yang akan bergejolak. Ini akan membuat situasi tidak kondusif. Saya berpendapat sebaiknya Bupati Ciamis jangan buat kebijakan yang tidak pro masyarakat," Sugiharto.

Menurut Sugiharto, jika masyarakat bereaksi pasti muaranya ke gedung DPRD. Karena itu, komisi yang membidangi Dishub akan memanggil Kepala Dishub untuk klarifikasi.

"Sebaiknya ditinjau ulang sebelum diputuskan secara permanen. Kita harus dengar dulu tanggapan masyarakat yang hidup di jalan tersebut," kata Sugiharto.

Salah seorang warga setempat, H Yoyo Waryo membenarkan adanya dampak one way system terhadap masyarakat, khususnya yang berdagang di sepanjang Jalan Kapten Murod Idrus. Oleh sebab itu, pihaknya sangat menyayangkan adanya kebijakan one way system.

"Jalur ini kan cukup sepi, masih jauh kalau harus disatu jalurkan. Alhasil, keputusan tersebut memberikan dampak yang cukup besar ya. Masyarakat jadi harus memutar jalan dulu ke Jalan Mr Iwa Kusuma Sumantri. Belum lagi yang berdagang, omsetnya turun. Kami sebagai masyarakat mengharapkan kebijakan ini dibatalkan, dan Jalan Kapten Murod Idrus dikembalikan dua jalur seperti sedia kala," katanya.

 

Koropak.co.id - Kebijakan One Way System Dihujani Kritikan Masyarakat 3

 

Baca : Penyegaran Ketua Komisi di DPRD Ciamis Dirombak

Diberitakan sebelumnya, kebijakan One Way System di Jalan Kapten Murod Idrus dinilai kurang efektif, dan justru malah merugikan masyarakat. Ketua RW 22 Lingkungan Desa Kolot Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Sukiman menuturkan jika memang alasannya crowded akibat tidak tertampungnya parkir di RSUD sampai harus memakan bahu jalan, serta parkir di depan Gardu Induk PLN Ciamis hingga Koramil, mengapa tidak titik crowded-nya yang ditata saja, tanpa harus membuat aturan one way system.

"Kenapa tidak parkirnya saja yang ditata. Jelas, masyarakat kami tidak setuju dengan aturan one way system ini, dan meminta dikembalikan ke awal. Karena sudah jelas jalur Kapten Murod Idrus terbilang sepi, sehingga lancar dilalui kendaraan. Jika pun mau, ada pengaturan waktu, menyesuaikan jam crowded warga berangkat bekerja, anak sekolah, maupun pedagang yang hendak ke pasar," katanya.*

 

Baca : Banyak Warga Keluhkan One Way System


Berita Terkait