SAKIP Pangandaran Raih Nilai B

Rabu, 30 Januari 2019 12:43 Ahmad Mukhlis Daerah

SAKIP Pangandaran Raih Nilai B

 

Koropak.co.id - Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata nampak sumringah. Pasalnya kinerja instansi pemerintah yang dipimpinnya masuk wilayah terbaik se-Indonesia. "Saya tentu bangga, Pangandaran yang masih balita sudah bisa sejajar dengan kabupaten lain. Ini prestasi yang harus disyukuri, usia balita tidak menjadi kendala aparat pemerintah untuk bekerja profesional," ujar Jeje saat dikonfirmasi Koropak, Selasa (29/1/2019).

Jeje pantas bangga dan bahagia, pasalnya berdasarkan penilaian yang ketat, Pangandaran berhasil mendapatkan nilai B untuk Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2018. Pangandaran masuk penilaian SAKIP Wilayah I yang meliputi Pulau Sumatera, Provinsi Banten dan Jawa Barat hasil pemeriksaan yang dilakukan Kementerian PAN dan RB.

Menurut Jeje, prestasi ini diraih berkat kebersamaan semua pihak yang terus menerus bekerja lebih baik dan lebih baik lagi. Penilaian ini merupakann amanat Peraturan Pemerintah (PP) nomor 8 tahun 2006, tentang pelaporan keuangan dan kinerja instansi pemerintah dan peraturan presiden nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

“Alhamdulilah kami semua bersyukur tahun ini SAKIP Kabupaten Pangandaran tahun 2018 naik dua tingkat, dari C tahun 2017 melewati CC langsung ke B,” kata Jeje.

 

 

Koropak.co.id - SAKIP Pangandaran Raih Nilai B (2)

 

Baca : Istimewa, Kota Tasikmalaya Raih Predikat BB

Kenaikan level tersebut, kata Jeje, menunjukan peningkatan akuntabilitas kinerja yang baik dari Pemkab Pangandaran. Bukti kebersamaan seluruh elemen yang bertekad untuk mewujudkan Pangandaran Hebat.

"Perlunya penyusunan SAKIP, antara lain untuk lebih meningkatkan pelaksanaan pemerintahan yang lebih berdayaguna, berhasil guna, bersih dan bertanggungjawab. SAKIP ini menjadi penting untuk perwujudan kewajiban pemerintah. SAKIP juga merupakan wujud pertanggungjawaban keberhasilan pelaksanaan misi organisasi untuk mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan. Salah satunya melalui sistem pertanggungjawaban secara periodik," kata Jeje.*

 

Baca : Akuntabilitas Pemkab Purwakarta Meningkat