One Way System, Solusi Atau Sekedar Sensasi?

Rabu, 30 Januari 2019 13:05 Ahmad Mukhlis Daerah

One Way System, Solusi Atau Sekedar Sensasi?

 

Koropak.co.id - Sejumlah masyarakat Ciamis meminta kebijakan one way system atau ruas satu jalur di Jalan Kapten Murod Idrus yang merupakan akses dari dan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis dicabut. Pasalnya banyak masyarakat yang merasa dirugikan. Kebijakan ini sangat tidak populer atau terkesan hanya sekedar sensasi, sekedar gebrakan sebab tidak melihat dampak sosial yang positif.

"Jika alasan karena macet, sebenarnya penyebab macet itu multikompleks. Ada pasar, rumah sakit, terminal bayangan dan pasar. Sebetulnya, yang bikin jadi sesak lagi adalah adanya lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah," ujar Sekjen Aliansi LSM Indonesia Bersatu, Purman Mansyur kepada Koropak, Rabu (30/1/2019).

Menurut Purman, jalan menuju pasar sangat padat oleh pedagang dan angkutan kota. Lahan yang sempit dijejali banyak orang dan kendaraan. Ditambah lagi parkir motor yang padat dan memakan sepadan jalan. Oleh sebab itu, solusinya bukan membuat jalur satu arah. Tapi bongkar lokasi pembuangan sampah akhir di Pasar Ciamis agar bisa pelebaran jalan. Relokasi TPA agar bisa menampung lalulintas kendaraan.

 

 

Koropak.co.id - One Way System, Solusi Atau Sekedar Sensasi 2

 

Baca : Kebijakan One Way System Dihujani Kritikan Masyarakat

"Setelah membongkar TPA, barulah diatur jumlah kendaraan dan angkutan kotanya. Selama ini banyak angkutan kota yang memadati bahu jalan. Mereka menjadikan bahu jalan sebagai terminal bayangan. Buat apa ada terminal jika mereka lebih memilih terminal bayangan. Ini yang menjadi masalahnya," ujar Purman.

Dikatakan Purman, jika penyebab kemacetan belum dikaji secara matang sebaiknya Bupati Ciamis jangan menerapkan one way system. "Sambil membenahi semua penyebab kemacetan, cabut dulu SK Bupati tentang one way system. Ini kata kuncinya kalau mau kondusif, " ujar Purman.

Kemudian untuk kenyamanan rumah sakit, kata Purman, sebaiknya parkiran ditata dengan baik. Kalau tidak mau juga maka pindahkan lokasi rumah sakit jangan dekat dengan pasar. "Tidak ideal bangunan rumah sakit bertetangga dengan pasar. Tata ruang harus diatur ulang," ujar Purman.*

 

Baca pula : Banyak Warga Keluhkan One Way System

 


Berita Terkait