Akhirnya, SK Bupati One Way System Dicabut

Sabtu, 02 Februari 2019 18:16 Ahmad Mukhlis Daerah

Akhirnya, SK Bupati One Way System Dicabut

 


Koropak.co.id - Kebijakan One Way System di Jalan Kapten Murod Idrus, yang menjadi akses dari dan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ciamis akhirnya dicabut oleh Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin, Kamis (31/1/2019). Di akhir masa jabatannya, Iing Syam tampaknya tidak mau meninggalkan kesan negatif. Dia langsung mengabulkan aspirasi masyarakat yang keberatan dengan kebijakan One Way System.

"Saya bersyukur Bupati Iing mau mecabut kebijakan One Way System, ini pertanda Beliau mau mendengar aspirasi warganya. Namun yang paling penting lagi adalah merelokasi TPA sampah yang membuat jalan makin sempit karena padatnya kendaraan," kata Sekjen Aliansi LSM Indonesia Bersatu, Purman Mansyur saat dikonfirmasi Koropak, Sabtu (2/2/2019).

Hal yang sama disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Ciamis, Mochammad Aziz Basari, S. Sos, M.M. Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan prioritas dalam setiap kebijakan. Jangan jadikan masyarakat menjadi korban kebijakan.

"Kebijakan yang humanis adalah kebijakan menguntungkan semua pihak. Dalam One Way System saya lebih menekankan aspek sosial yang harus diperhatikan. Makanya bagus Bupati Iing cabut aturan tersebut," kata Aziz.

 

 

Koropak.co.id - Akhirnya, SK Bupati One Way System Dicabut 2

 

Baca : Kebijakan One Way System Dihujani Kritikan Masyarakat

Sementara itu, puluhan masyarakat Cibitung, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis melakukan sujud syukur dan cukur rambut bersama-sama pasca dicabutnya pemberlakukan One Way System menuju RSUD Kabupaten Ciamis.

Salah seorang warga pasar, Ajat mengatakan warga sangat bersyukur dengan dicabutnya One Way System. Pasalnya masyarakat menolak pemberlakuan One Way System tersebut lantaran kebijakan itu berdampak negatif bagi perekonomian warga sekitar.

“Ketika kebijakan tersebut diberlakukan, sama saja mematikan usaha para pedagang di Jalan Kapten Murod Idrus. Maka dengan pencabutan ini kami sangat bersyukur,” ujar Ajat.

Dikatakah Ajat, dicabutnya SK Bupati tentang One Way System adalah kemenangan warga. Karena itu, aksi sujud syukur dan cukur rambut tersebut merupakan ungkapan kebahagiaan warga. Kini dengan sistem dua arah diharapkan kondisi perekonomian warga dan para pedagang kembali pulih.

“Semoga suasana perekonomian pedagang kembali stabil seperti semula," ujar Ajat.*


Baca : Kebijakan One Way System, Solusi Atau Sekedar Sensasi?

 


Berita Terkait