Pembangunan Infrastruktur Harus Lebih Optimal

Senin, 11 Februari 2019 20:32 Eris Kuswara Daerah

Pembangunan Infrastruktur Harus Lebih Optimal


Koropak.co.id - Wakil Walikota Tasikmalaya, Drs H Muhammad Yusuf memimpin kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tamansari Tahun Anggaran 2020 yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya, Senin (11/2/2019).

Disampaikan Wakil Walikota, Musrenbang Tingkat Kecamatan Tamansari merupakan hasil realisasi musrenbang tingkat kelurahan.

"Adapun hasil musrenbang di tingkat kecamatan, akan memunculkan perencanaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang akan dibawa ke kegiatan Musrenbang Tingkat Kota Tasikmalaya. Kemudian akan berlanjut ke Tingkat Provinsi hingga ke Tingkat Pusat," katanya.

Ditambahkan Wakil Walikota, antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus selaras. Sehingga sangat diharapkan hasil musrenbang bisa menghasilkan satu program prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

 

Koropak.co.id - Pembangunan Infrastruktur Harus Lebih Optimal (2)

 

Baca : Musrenbang Jaring Prioritas Pembangunan

Lebih lanjut Wakil Walikota menuturkan, apabila di Pemerintah Kota Tasikmalaya, dana APBD diproyeksikan bisa mencapai Rp 2 triliyun. Dari sanalah seharusnya di break down ke level bawah, dan menyelaraskan kebutuhan anggaran di tingkat Kecamatan Tamansari.

"Banyak hal yang harus diperbaiki oleh Kecamatan Tamansari seperti dari segi infrastruktur, masih banyak jalan yang belum teraspal, sanitasi keluarga yang masih minim. Itulah yang harus menjadi prioritas utama perencanaan pembangunan. Dinas Perhubungan juga harus membangun transportasi umum dari dan menuju Tamansari, dikarenakan masyarakat selama ini kesulitan seiring tidak adanya sarana transportasi yang masuk wilayah Tamansari," ucapnya.

Wakil Walikota berharap, semua yang sudah menjadi program pembangunan ini bisa tercapai dengan baik dengan serapan anggaran yang cukup tinggi. Seperti diketahui tahun 2017 jumlah serapan anggaran mencapai 91 persen. Pada 2018, serapan anggaran naik mencapai 97 persen. Hasilnya, pembangunan yang sudah direncanakan berjalan dengan baik termasuk dengan angka kemiskinan turun sebesar 2 persen.* [dks]

 

Baca : Tamansari Angka Kemiskinan Tertinggi di Kota Tasikmalaya