Tamansari, Angka Kemiskinan Tertinggi di Kota Tasikmalaya

Senin, 11 Februari 2019 20:37 Erni Nur'aeni Daerah

Tamansari, Angka Kemiskinan Tertinggi di Kota Tasikmalaya


Koropak.co.id - Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya, Senin (11/2/2019), disampaikan bahwa Tamansari merupakan salah satu wilayah besar dengan beberapa masalah yang kompleks.

Camat Tamansari Ukim Sumantri mengatakan, di daerahnya tidak bisa disamakan dengan wilayah lain. Dari segi infrastrukturnya pun masih banyak yang harus diperbaiki, terutama di Kelurahan Tamanjaya dan Kelurahan Setiawargi.

"Dari segi infrastruktur, beberapa fasilitas pelayanan publik di Kelurahan Setiawargi dan Tamanjaya harus diperbaiki karena sudah rusak. Termasuk kondisi jalan yang sudah rusak dan sulit dilalui," kata Ukim.

 

Baca : Prioritaskan Usulan Sesuai Program Pemerintah

 

Tamansari juga menjadi kecamatan yang langganan kekurangan air bersih ketika musim kemarau tiba, terutama di Kelurahan Tamanjaya, Setiawargi, dan Sumelap. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar daerah tersebut tidak memiliki sumber air. Meskipun ada beberapa sumur, namun harus digali dengan kedalaman lebih dari 100 meter, sehingga jika mengandalkan swadaya masyarakat akan berat.

"Tamansari merupakan daerah terbesar kedua dari kabupaten yang diserahkan ke kota, sehingga dari sisi pembangunan masih banyak kesenjangan antara kecamatan-kecamatan di perkotaan. Untuk menjawabnya, dibutuhkan dana yang lebih besar, meskipun dari tahun ke tahun mengalami perkembangan dari dana sebelumnya," katanya.

 

Koropak.co.id - Tamansari, Angka Kemiskinan Tertinggi di Kota Tasikmalaya (2)

 


Baca : Pembangunan Infrastruktur Harus Lebih Optimal

 

Tidak hanya itu, kata Ukim, aspek kesehatan pun turut menjadi bahan diskusi sebab Tamansari menjadi daerah dengan penyakit menular Tuberkulosis Paru paling tinggi di Kota Tasikmalaya.

"Ini menjadi hal serius jika tidak ditindak lanjuti. Tingginya penyebaran TB turut dipengaruhi ingkungannya kotor atau infrastrukturnya yang tidak layak, " katanya.

Banyaknya masalah yang terjadi, kata Ukim, diharapkan dapat memacu spirit masyarakat untuk tumbuh mandiri, dan meningkatkan jiwa kewirausaan sehingga dapat memaksimalkan potensi yang ada di Tamansari menjadi sumber perekonomian masyarakat.

"Masyarakat harus diberikan motivasi untuk bangkit. Termasuk dengan dibekali keterampilan sesuai potensi yang dimilikinya. Dananya bisa bersumber dari PIK atau dana kelurahan yang bisa dirumuskan untuk program peningkatan SDM," ujar Ukim.*

 

Baca : Anggaran Harus Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

 


Berita Terkait