LSM GAZA Serukan Penolakan LGBT

Rabu, 24 Januari 2018 08:34 Eris Kuswara Daerah

LSM GAZA Serukan Penolakan LGBT

DPRD Kota Dukung Seruan Massa Aksi

 

Koropak.co.id - Usia massa aksi LSM GMBI beraudiensi dengan jajaran anggota DPRD Kota Tasikmalaya, giliran massa dari gabungan Ormas Islam serta LSM GAZA yang berorasi menyerukan hal senada, yakni penolakkan terhadap pelegalan Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT). Tidak kurang dari 150 massa aksi berorasi di halaman Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Selasa (23/1/2018). Selanjutnya, perwakilan massa aksi yang dipimpin Ustaz Acep Lugeja beraudiensi dan diterima oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Ir Tjahja Wandawa, Wahidin, serta Tedi Gunandi.

Ketua FPI Kota Tasikmalaya, KH. Yanyan Al Bayani menyampaikan bahwa pihaknya mewakili massa aksi meminta DPRD Kota Tasikmalaya agar menyuarakan aspirasi terkait penolakkan LGBT. Pihaknya meminta DPRD Kota Tasikmalaya agar membuat komitmen bersama umat Islam untuk menolak LGBT di Kota Tasikmalaya.

 

LSM GAZA Serukan Penolakan LGBT

 

 

Baca : Tindak Tegas LGBT

 

"Kami juga ingin mempertanyakan sudah sejauh mana implementasi Perda Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang Religius Islami. Terkait LGBT yang sudah sangat jelas bertentangan dengan Pancasila, norma keagamaan, dan nilai-nilai kemanusiaan, kami meminta DPRD Kota Tasikmalaya satu suara menolak pelegalannya," katanya.

Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Ir Tjahja Wandawa menyampaikan bahwa pihaknya bersama seluruh jajaran anggota DPRD Kota Tasikmalaya dengan tegas menolak LGBT karena tidak sesuai dengan dasar Indonesia dan norma agama.

"Kami menolak dengan tegas pelegalan LGBT. Kami mendukung penyusunan tentang Rapeda tentang Penanganan Korban Perilaku Seks Menyimpang yang kami nilai menjadi upaya penanggulangan masalah LGBT. Kami akan mendorong aspirasi yang disampaikan masa aksi sampai dengan DPR RI agar tidak mengesahkan UU LGBT ini," ujarnya.

Hal senada disampaikan anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Wahidin. Menurutnya, aspirasi tersebut akan disampaikan kepada pihak eksekutif dan mendorong Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk turut bersama menolak pelegalan LGBT.

"Kewajiban kita untuk bermusyawarah mencari solusi jangka panjang, dan pendampingan kepada korban LGBT. Kita meminta kepada para Ormas Islam agar mengirimkan surat kepada kami mengenai keberadaan LGBT di Kota Tasikmalaya supaya nanti ada dinas terkait yang akan menanganinya," kata Wahidin.*

 

Baca pula : Audiensi GMBI Ke DPRD Kota Tasikmalaya