Kebijakan Pembangunan Cenderung Tak Berimbang

Jum'at, 15 Februari 2019 19:15 Ahmad Mukhlis Daerah

Kebijakan Pembangunan Cenderung Tak Berimbang


Koropak.co.id - Kebijakan Pemkab Ciamis sudah saatnya fokus ke pemberdayaan masyarakat dan peduli dengan kondisi rumah tidak layak huni (Rutilahu). Pembangunan fisik diyakini bakal meningkatkan akses ekonomi, tapi bagi masyarakat yang rumahnya reyot tidak bisa menikmati pembangunan fisik.

"Untuk sebuah taman saja milyaran rupiah, sementara masyarakat bawah yang masuk kelompok rutilahu nyaris tidak diperhatikan. Ini ironis problem sosial tidak jadi prioritas pemerintah," ujar Koordinator Institut Pembangunan Manusia (Inpam), Endin Lidinillah, M.Ag, saat dikonfirmasi Koropak di Sekretariat Inpam Ciamis, Jumat (15/2/2019).

Menurut Endin, yang bisa menikmati Taman Raflesia hanya orang kota Ciamis. Sementara masyarakat perdesaan yang ekonominya di bawah tidak merasakan dampak positif taman. Karena itu, Bantuan Gubernur seharusnya ditujukan untuk kaum lemah dan kelompok rutilahu.

"Di sinilah kepekaan pemimpin diuji. Dinas Sosial yang menjadi perpanjangan kebijakan pemerintah, hendaknya diberi peran luas. Saatnya pemerintah mengkaji ulang pembangunan fisik, " ujar Endin.

 

Koropak.co.id - Kebijakan Pembangunan Cendrung Tak Berimbang (1)

 

 

Baca : Taman Raflesia Ciamis Jadi Sorotan

Dikatakan Endin, problem sosial di Ciamis selama lima tahun terakhir belum menyentuh masyarakat terbawah. Kemiskinan kota yang sempat menjadi fokus perhatian pemerintah tidak ada ada gregetnya.

"Kami sebagai lembaga yang konsentrasi kepada pembangunan manusia, jelas tidak sepakat jika pembangunan hanya fisik belaka. Di musim Musrenbang sekarang kami mengusulkan kebijakan daerah diarahkan kepada pembangunan manusianya dulu, " kata Endin.

Pembangunan fisik, kata Endin, jika tidak diimbangi penguatan SDM dan pengentasan kemiskinan, manfaat pembangunan tidak akan bisa diserap.*

 

Baca pula : Bawaslu Ciamis Seleksi Calon PPNPNS