Kesadaran Terhadap Sampah Perlu Ditingkatkan

Selasa, 19 Februari 2019 10:17 Erni Nur'aeni Daerah

Kesadaran Terhadap Sampah Perlu Ditingkatkan

 

Koropak.co.id - Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2020 tingkat Sektoral Bidang Lingkungan Hidup yang digelar di Aula kantor PUPR Kota Tasikmalaya, Senin (18/2/2019).

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Heri Ahmadi, Ketua Bappelitbangda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, para unsur Forkopinda, serta para unsur Muspika.

Walikota mengatakan, permasalahan klasik yang mengenai lingkungan hidup adalah sampah. Sektor ini begitu erat kaitannya dengan lingkungan dan menjadi suatu keharusan untuk dibahas dan dicarikan solusinya.

"Sampah ini tidak hanya menjadi isu nasional namun juga internasional," ujarnya.

Untuk memaksimalkan pengurangan sampah, kata Walikota, diperlukan upaya pemberdayaan masyarakat dengan pembinaan bank sampah, yang juga turut akan membantu perekonomian masyarakat karena sampah tersebut akan menghasilkan nilai ekonomis.

"Adanya bank sampah bertujuan agar masyarakat bertanggungjawab terhadap sampah dari rumah masing-masing atau bisa langsung ke kelompok bank sampah yang telah dibina," ucapnya.

 

 

Koropak.co.id - Kesadaran Terhadap Sampah Perlu Ditingkatkan (2)Koropak.co.id - Kesadaran Terhadap Sampah Perlu Ditingkatkan (2)

 

Baca : Musrenbang Tenaga Kerja fokuskan Peningkatan SDM

 

Akan tetapi, kata Walikota, semua itu tidak akan ada gunanya jika perilaku masyarakatnya sendiri tidak berubah, perlu adanya pengawasan juga dari segi perawatan armada, penyediaan SDM, dan lainnya.

"Teknologi dan program sebagus apapun tidak akan ada gunanya jika perilaku masyarakatnya tidak diubah, Tidak hanya itu, jadwal serta rute pengambilan sampah pun harus dikaji ulang, sebab masih banyak daerah yang tidak terlalui oleh truk sampah. Di hari Jumat pun untuk memaksimalkan pengangkutan kalau bisa diadakan kerja malam, untuk mewujudkan Tasik Kota Resik," katanya.

Sampah, kata Walikota, juga sangat berkaitan dengan profesionalisme dari Dinas Lingkungan Hidup. Bahkan berhubungan dengan pembangunan di Kota Tasikmalaya sehingga tahun 2019 ini sudah dapat dibentuk komite Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

"Bukan hanya sampah saja namun, pembangunan pun akan berdampak pada lingkungan. Pembangunan di atas 5 hektare harus memiliki Amdal. Aturan tersebut sudah terbentuk dan berjalan seperti sekarang ini," katanya.* [dks]

 

Baca : Proyeksi Anggaran Kota Tasikmalaya Mencapai Rp 2 Trilyun