Garut Harapkan Miliki Stasiun Kereta Api

Rabu, 20 Februari 2019 17:26 Clara Aditia Daerah

Garut Harapkan Miliki Stasiun Kereta Api


Koropak.co.id - Adanya penurunan kunjungan wisatawan ke Garut, khususnya dari luar negeri seperti Malaysia, disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya akses jalan yang macet dari Cileunyi menuju Garut yang membuat estimasi kunjungan semakin molor.

"Kunjungan wisatawan, khususnya dari Malaysia menurun. Jika sebelumnya dalam satu minggu bisa sampai 300, sekarang menurun. Kendalanya, mereka tidak bsia terhindar dari macet. Kami sering menjemput wisatawan dari Bandung, namun target 2 jam tiba di Garut, sekarang molor bisa sampai 5 jam karena macet, terutama di jalur Cileunyi," ujar Agus Koswara, Kepala Seksi Promosi Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut saat menghadiri gelaran Malaysia-Indonesia Tourism Gathering yang digelar di Hotel Santika Tasikmalaya, Rabu (20/2/2019).

 

Koropak.co.id - Garut Harapkan Miliki Stasiun Kereta Api (2)

 

Baca : ASITA Sambut Baik Tourism Gathering

 

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Direktur Tourism Malaysia Jakarta Roslan Othman, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya Aan Hadian, Committee Member Majlis Pelancongan Malaysia Dato Azlie Halim, serta para travel agent dari Malaysia.

"Oleh sebab itu, untuk mengatasinya, kami mengusulkan ada jalur kereta api dari Bandung yang finish di Garut sehingga akan mempercepat akses wisatawan ke Garut. Khususnya wisatawan mancanegara yang naik pesawat dan landing di Bandara Soekarno Hatta Bandung," tuturnya.

Perihal kegiatan Malaysia-Indonesia Tourism Gathering, Agus menuturkan, mewakili Pemerintah Kabupaten Garut, sangat menyambut baik. Terlebih, selama ini ada kebersatuan antara Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, hingga Pangandaran dalam segi kepariwisataan.

"Adanya kerjasama pariwisata dengan Malaysia menjadi peluang yang sangat bagus. Paket wisata Priangan Timur dari Garut dan finish di Pangandaran, yang selama ini selalu kami tawarkan kepada wisatawan, akan terus meningkat," ujar Agus.

 

Koropak.co.id - Garut Harapkan Miliki Stasiun Kereta Api (4)

 

Baca : Dongkrak Industri Wisata, Tasikmalaya Punya OVOP

 

Untuk wisatawan Malaysia sendiri, kata Agus, produk favorit yang selama ini paling banyak dicari di Garut adalah sorban, peci, dan busana-busana muslim yang pengrajinnya ada di Bayongbong. Termasuk pula produk kulit dari Sukaregang.

"Saat ini, kami tengah memperingati Hari Jadi Garut ke-206. Ada banyak atraksi yang kami gelar, melalui kegiatan bertema 'Gebyar Pesona Budaya Garut'. Tahun ini kami menghadirkan dodol tertinggi di dunia setinggi 206 meter yang masuk dalam Guiness Book of World Records," ujarnya.

Garut, kata Agus, juga menghadirkan atraksi budaya yang menjadi atraksi menarik untuk wisatawan. Adapula domba catwalk, yang memamerkan domba Garut berharga milyaran rupiah, yang didandani semolek mungkin.

"Itu semua akan kami hadirkan di puncak perayaan Hari Jadi Garut pada April 2019 mendatang. Insyaallah kami akan undang delegasi-delegasi dari Eropa. Kami juga akan mengundang wisatawa-wisatawan Malaysia datang ke Garut," ucap Agus.*

 

Baca : Sepakat, Malaysia-Indonesia Kerjasama Pariwisata

 


Berita Terkait