Stand Disnakertrans Garut Paling Banyak Dikunjungi

Jum'at, 22 Februari 2019 07:57 Dedi Sofwan Daerah

Stand Disnakertrans Garut Paling Banyak Dikunjungi


Koropak.co.id - Hari pertama Pekan Raya Kabupaten Garut, Kamis (21/2/2019) yang digelar dalam rangka Hari Jadi Garut ke-206, Bursa Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut paling banyak dikunjungi. Lebih dari 2.000 pelamar membanjiri stand Disnakertrans Kabupaten Garut guna melamar pekerjaan di beberapa perusahaan peserta Job Fair.

Dijumpai Koropak di stand Job Fair, Kepala Disnakertrans Kabupaten Garut H. Tedi, S.Sos, M.Si menuturkan ada 15 perusahaan yang membuka lowongan dalam kegiatan Job Fair tersebut.

"Lowongan paling banyak dilirik pelamar adalah lowongan dari PT Changsin Reksa Jaya. Tercatat di hari pertama, PT Changsin Reksa Jaya menerima lebih dari 200 surat lamaran," katanya.

Bursa kerja, kata Tedi, menjadi agenda rutin Disnakertrans Kabupaten Garut, dengan tujuan menekan angka pengangguran di Kabupaten Garut.

"Sekarang, potensi lowongan kerja di Garut cukup banyak. Di tahun 2019 saja, dibutuhkan hampir 7.000 tenaga kerja. Jadi, bursa kerja ini merupakan ajang yang tepat untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Garut yang akan bermuara pada menyusutnya angka pengangguran," katanya.

 

 

Koropak.co.id - Stand Disnakertrans Garut Paling Banyak Dikunjungi 2

 

Baca : Bursa Tenaga Kerja Demi Tekan Angka Pengangguran

Dijelaskan Tedi, Job Fair yang akan dilangsungkan hingga Jumat (22/2/2019) tersebut, Disnakertrans Kabupaten Garut mengundang 15 perusahaan dengan target 3.500 pelamar. Target yang realistis mengingat di ajang Job Fair 2018, jumlah pelamar yang mencari kerja di Job Fair mencapai 3.000 pelamar.

"Untuk tingkat pencari kerja sendiri, pada 2018 hampir mencapai 24.000 calon tenaga kerja membuat kartu kuning. Untuk catatan angka pengangguran sendiri, di akhir tahun 2016, jumlah pengangguran mencapai 65.700. Di tahun 2017, terdapat perluasan lapangan kerja hingga mampu menyerap 7.000 tenaga kerja," katanya.

Sedangkan di tahun 2018, kata Tedi, penyerapan tenaga kerja mencapai 23.000. Angka tersebut jelas menunjukan penurunan angka pengangguran di Garut mencapai 50 persen.*

 

Baca : 24 Perusahaan Buka Lowongan Pekerjaan


Berita Terkait