Imran Servia Akan Perjuangkan Nasib Guru PAUD

Rabu, 27 Februari 2019 08:38 Dede Hadiyana Parlemen

Imran Servia Akan Perjuangkan Nasib Guru PAUD

 

Koropak.co.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H Imran Servia menyapa ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tergabung dalam wadah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) se-Kota Tasikmalaya dalam kegiatan reses yang digelar di Palma Resto, Jalan Yudanegara Kota Tasikmalaya, Selasa (26/2/2019).

Reses yang memasuki titik kedua tersebut, difokuskan di Kota Tasikmalaya yang mencakup 10 kecamatan yang ada di Kota Tasikmalaya. Tujuannya, menampung dan menyerap permasalahan terkait perhatian dari pemerintah terhadap gaji dan status guru honorer.

Dijumpai Koropak usai kegiatan, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H Imran Servia mengatakan, jika dilihat dalam koridor pemerintahan saat ini, anggaran dalam porsi pendidikan itu cukup besar mencapai 20 persen dan sudah berjalan bertahun-tahun. Akan tetapi, Imran yang pernah duduk di Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menilai, porsi anggaran saat ini lebih banyak untuk alokasi sekolah formal.

"Alokasi anggaran untuk sekolah non formal ini terbentur masalah akreditasi serta aspek legal formalnya," ujar Imran.

 

Koropak.co.id - Imran Servia Akan Perjuangkan Nasib Guru PAUD (2)

 

Baca : Silaturahmi Bangun Kebersamaan Masyarakat


Semoga, kata Imran, pemerintah saat ini lebih konsentrasi lagi dalam hal meningkatkan kesejahteraan guru non formal, khususnya guru-guru PAUD.

"Mungkin bentuknya bukan insentif, tapi pemberdayaan guru-guru PAUD seperti UMKM. Pasalnya, Jawa Barat hari ini punya program unggulan bernama Bekraf dan ini merupakan sebuah kesempatan," katanya.

Usulan dari reses ini, kata Imran, akan diperjuangkan melalui usulan fraksi. Pihaknya sendiri yang akan membacakannya dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat yang akan digelar awal Maret 2019.

"Kami mengajak guru PAUD bersinergi untuk mengakses potensi UMKM yang ada di Kota Tasikmalaya. Termasuk sentra-sentra UMKM seperti daerah Purbaratu dan Cibeureum yang terkenal dengan mendongnya serta Kawalu yang terkenal dengan sentra bordirnya," katanya.*

 

Baca : Sinergikan Potensi Guru- PAUD dan UMKM 


Berita Terkait