PKH Tidak Tepat Sasaran Jadi Masalah Berlarut

Jum'at, 01 Maret 2019 09:15 Eris Kuswara Parlemen

PKH Tidak Tepat Sasaran Jadi Masalah Berlarut


Koropak.co.id - Dalam Audiensi antara Jaringan Aspirasi Warga Sukapura (Jawara) Tasik bersama DPRD Kota Tasikmalaya yang digelar Ruang Rapat Paripurna, Kamis (28/2/2019), Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Ustaz Ishak Farid menanggapi permasalahan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang belum optimal dan tidak tepat sasaran.

Dalam audiensi kali ini, Jawara Tasik sebagai perwakilan masyarakat datang ke DPRD Kota Tasikmalaya untuk memohon penjelasannya terkait masalah PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diduga tidak tepat sasaran.

"Mereka menemukan data dan fakta, hingga saat ini penyaluran PKH masih belum optimal karena kebanyakan orang kaya rutin menjadi penerima PKH. Sementara sebagian orang miskin tidak mendapatkan bantuan tersebut," ujarnya.

Oleh karena itu, kata Ishak, DPRD Kota Tasikmalaya menyarankan masalah tersebut harus benar-benar diperbaiki karena PKH tidak bisa ditahan dan tidak diberikan, tetapi dalam penyalurannya, juga tidak boleh salah sasaran.

"Kami menyarankan agar semua unsur terkait harus duduk bersama guna membahas permasalahan PKH ini. Karena sampai kapanpun masalah ini tidak akan selesai apabila semua elemen tersebut tidak hadir dan masalahnya tidak terurai sampai akarnya," ujarnya.

 

Koropak.co.id - PKH Tidak Tepat Sasaran Jadi Masalah Berlarut (2)

 

Baca : Jawara Tasik Datangi DPRD Kota Tasikmalaya

 

Ishak menuturkan, guna menuntaskannya, harus diperbaiki juga sistem data kriteria kemiskinan, setelah itu baru objek penerimanya. Melalui kegiatan audiensi ini, mereka berharap PKH tetap diberikan kepada calon penerima dengan tepat yakni warga yang tidak mampu.

"Mereka juga meminta agar para calon penerima bantuan PKH terlebih dahulu diberikan arahan serta benar-benar mengetahui apa yang seharusnya mereka terima. Sehingga ke depannya tidak akan terjadi lagi oknum pemotongan dana bantuan dalam proses pencairannya. Insyaalloh permasalahan ini akan kami bahas kembali agar dapat menemui titik terangnya," ucapnya.*

 

Baca : Masyarakat Curiga Ada Ketidakadilan PKH