Sungai Ciroas, Elok, Bersih, Penuh Warna

Jum'at, 08 Maret 2019 10:04 Ahmad Mukhlis Desa

Sungai Ciroas, Elok, Bersih, Penuh Warna


Koropak.co.id - Sungai Ciroas, yang merupakan salah satu sungai yang bermuara ke Sungai Citanduy kini berubah wajah. Selain bersih dan asri, juga indah oleh lukisan grafiti di sepanjang sungai. Tidak ada lagi sampah yang mengotori, karena ada salah satu kasepuhan Jaga Tirta, Johan Wijaya yang menggerakan spirit masyarakat untuk membersihkan Sungai Ciroas.

Sosok aktifis pencinta lingkungan yang selalu menjaga keindahan sungai itu, bersama Komunitas Senja-nya rutin membersihkan Sungai Ciroas yang berlokasi di Lingkungan Tanjungsukur, RT 04/ RW 16, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar itu, murni tanpa bantuan pemerintah.

Kepada Koropak, Jumat (7/3/2019) Johan menuturkan kepeduliannya terhadap kebersihan Sungai Ciroas dipicu oleh perilaku masyarakat yang tidak peduli dengan sungai. Mereka menjadikan sungai sebagai pembuangan sampah sehingga tumpukan sampah menggunung. Akhirnya aliran Sungai Ciroas terhambat oleh sampah.

"Saya mengajak Komunitas Senja untuk bertindak nyata dalam menjaga kebersihan sungai Ciroas. Saya ingin berbuat lebih baik lagi dalam menjaga sungai Ciroas. Bukan sekadar bersih semata, tapi juga indah karena di sepanjang bantaran sungai dihias dan dilukis. Sungai Ciroas bisa menjadi tempat wisata alternatif," ujar Johan.

 

 

Koropak.co.id -  Sungai Ciroas, Elok, Bersih, Penuh Warna (3)

 

Baca : Cimulu Day, Gerakan Cinta Lingkungan Bersihkan Sungai

Perjuangan Johan Wijaya membersihkan dan merawat Sungai Ciroas rupanya mendapatkan perhatian dari Sekolah Tinggi Ilmu Teknik (STIT) Bina Putra Banjar. Ketua Yayasan STIT Bina Putra Banjar, Sudirman, mengatakan, pihaknya memberikan penghargaan kepada Johan dan Komunitas Senja atas kepeduliannya menjaga Sungai Ciroas.

"Semoga piagam penghargaan ini bisa menginspirasi komunitas lainnya untuk peduli dengan lingkungan. Johan sudah memberikan contoh yang baik semoga dijadikan teladan buat generasi ke depan," ujar Sudirman.

Namun sayang, Johan belum mendapatkan sekeping pun penghargaan dari pemerintah. Sungai yang kumuh dan penuh sampah tidak dibersihkan oleh petugas dari pemerintah. Semua dilakukan oleh warga bersama Komunitas Senja.*

 

Baca : Komunitas Clean The City Tasikmalaya Kampanyekan Kebersihan