Siti Aisyah Dinyatakan Bebas Hukuman Mati

Selasa, 12 Maret 2019 19:36 Eris Kuswara Nasional

Siti Aisyah Dinyatakan Bebas Hukuman Mati


Koropak.co.id - Warga Negara Indonesia terpidana mati kasus pembunuhan Kim Jong Nam, Siti Aisyah akhirnya dibebaskan oleh Pengadilan Malaysia pada Senin (11/3/2019).

Sebelumnya, Siti Aisyah bersama Warga Negara Vietnam Doan Thi Huong dituntut hukuman mati atas dakwaan pembunuhan Kim Jong Nam yang merupakan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Siti juga telah menjalani serangkaian pemeriksaan sidang dan hukuman selama 2 tahun 23 hari.

"Terkait pembebasan ini, tentunya perasaan saya sangat senang, bahagia dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata," kata Siti Aisyah sebagaimana dikutip dari tribunjakarta, Selasa (12/3/2019).

Siti Aisyah juga mengatakan, selama di sana dia tidak mendapatkan perlakuan yang buruk dari pihak Malaysia. Dalam kesempatan itu dia juga berterimakasih kepada Presiden Jokowi serta para menterinya yang telah memberikan bantuan hukum kepadanya hingga pada akhirnya dinyatakan bebas.

 

Koropak.co.id - Siti Aisyah Dinyatakan Bebas Hukuman Mati (2)

 

Baca : Adi Saputra Diamankan Kepolisian

Bahkan selama 2 tahun dalam tahanan, Siti Aisyah sempat berpikir pasrah atas kasus yang menimpanya tersebut. Pembebasan Siti Aisyah pun disambut suka cita keluarga dan masyarakat Indonesia.

Siti Aisyah pun kini telah kembali berada di tengah keluarganya. Akhir dari pembebasan Siti Aisyah membuat muncul tagar baru di Twitter yakni #PekerjaMigranBersatu yang berhasil menjadi trending topic dan telah dicuitkan sebanyak 21,4 ribu kali.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanantha Nasir, menuturkan, sejak awal pemerintah Indonesia juga telah menyakini Siti Aisyah akan terbebas dari hukuman mati yang menimpanya. Dikarenakan tidak ada bukti yang cukup untuk menuntutnya yang telah ditahan di Malaysia sejak 17 Februari 2017 lalu.

"Sejak awal kami meyakini tidak adanya bukti yang cukup, sehingga Siti Aisyah dinyatakan tidak bersalah dan resmi dinyatakan bebas," ujarnya.*

 

Baca : Tarik Ulur Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir