Viral, Tak Gunakan Helm, Penumpang Disuruh Turun

Selasa, 12 Maret 2019 19:52 D. Farhan Kamil Daerah

Viral, Tak Gunakan Helm, Penumpang Disuruh Turun


Koropak.co.id - Tangkapan kamera pintar pada Area Traffic Control System (ATCS) atas pelanggaran lalu lintas di Kota Tasikmalaya, kini menjadi viral di media sosial. Pasalnya, penumpang motor matic yang tidak mengenakan pelindung kepala atau helm ditegur petugas ATCS Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya melalui microphone dan menjadi perhatian para pengguna jalan lainnya yang berada di samping kiri dan kanan serta belakang. Penumpang tersebut disuruh turun dan menggunakan angkutan umum atau jalan kaki.

Meskipun terlihat sempat ketawa-ketiwi karena malu jadi perhatian pengendara lain, akhirnya baik si penumpang maupun si pengendara motor tersebut turun karena ada peringatan kedua petugas ATCS. Tiba-tiba, sang pengendara membuka bagasi motor lalu mengambil helm dan langsung dipakaikan kepada sang penumpang.

Dalam video yang diunggah ATCS pada 15 Januari 2019 tersebut, tampak pelanggaran lalu lintas terjadi di kawasan Simpang Sutisna Senjaya dan baru baru ini viral di medsos.

Kejadian serupa terjadi di kawasan Simpang Tiga Jati, Indihiang, 21 Februari 2019. Terlihat pelajar yang berboncengan tanpa mengenakan pelindung kepala, berhenti melebihi marka lalu lintas. Meski awalnya tidak menyadari, penumpang akhirnya turun dan memilih berjalan kaki ditinggalkan temanya.

Pasca diunggah melalui akun instagram, kedua video tersebut menjadi viral hingga sudah ditonton belasan ribu kali. beragam komentar lucu hingga nyinyir dilontarkan warga net.

 

Koropak.co.id - Viral, Tak Gunakan Helm, Penumpang Disuruh Turun (2)

 

Baca : Sesama Angkutan Tak Ada Lagi Gesekan

Meskipun sudah dipasang kamera pemantau di 32 titik, namun aksi pelanggaran lalu lintas terus terjadi hingga Selasa (12/3/2019) pagi di pempatan Jalan Sutisna Senjaya Kota Tasikmalaya. Seorang pengendara motor tertangkap camera tengah membonceng dua penumpang yang diduga seorang ibu dan anaknya tanpa menggunakan helm. Petugas ATCS meminta penumpang turun dan memilih jalan kaki.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, H Aay Zaeni Dahlan mengatakan, budaya tertib lalulintas masih terhitung rendah meskipun dari waktu ke waktu mengalami peningkatan kesadaran dari para pengguna jalan. Tentunya pendidikan sejak dini agar masyarakat mematuhi aturan berlalu lintas harus terus disosialisasikan baik terhadap anak sekolah, komunitas serta pengendara angkutan umum dan masyarakat umumnya.

Menurutnya, berkendara dengan mematuhi rambu dan aturan berlalu lintas, tentu harus dipatuhi agar ketertiban dan keselamatan pribadi maupun pengendara lain, tetap terjaga.*

 

Baca : Diskusi Publik Kupas Permasalahan Lalu Lintas

 


Berita Terkait