Musrenbang Sempurnakan Program Pembangunan

Rabu, 13 Maret 2019 09:26 D. Farhan Kamil Daerah

Musrenbang Sempurnakan Program Pembangunan

 

Koropak.co.id - Pemkab Tasikmalaya melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2020, yang merupakan tahun keempat dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya periode tahun 2016-2021, di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya Jalan Raya Bypass Bojongkoneng Singaparna, Selasa (12/3/2019).

Acara dihadiri oleh Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. H. Dudi Sudrajat Abdurachim M.T, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, Camat se-Kabupaten Tasikmalaya dan para undangan perwakilan Kabupaten/Kota yang berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya.

Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Kundang Sodikin, M.Si mengatakan, Musrenbang RKPD tahun 2020 ini dilaksanakan dalam rangka melaksanakan amanat pasal 22 dan 23 UU nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang menyatakan bahwa Kepala Bappeda Menyelenggarakan Musrenbang penyusunan RKPD dan dilaksanakan paling lambat pada bulan Maret 2019.

Forum Musrenbang kata Kundang merupakan wadah penampungan dan penjaringan aspirasi masyarakat dan dunia usaha, untuk penyempurnaan rancangan kebijakan pembangunan tahun 2020 yang disusun ke dalam dokumen RKPD tahun 2020, berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan.

 

Koropak.co.id - Musrenbang Sempurnakan Program Pembangunan (1)

 

Baca : Pemkab Tasikmalaya Banyak Kemajuan? Inilah Faktanya

 

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa di usia Kabupaten Tasikmalaya yang ke-386 masih menghadapi permasalahan-permasalahan pembangunan yang diformulasikan menjadi isu strategis.

“Sampai usia Kabupaten Tasikmalaya yang ke-386 masih dihadapakan dengan beberapa permasalahan, antara lain penganggulangan kemiskinan, penataan ibukota Kabupaten Tasikmalaya, aksebilitas dan mutu pelayanan dasar, ketahanan pangan, penanggulangan bencana, reformasi birokrasi, pengembangan destinasi wisata, peningkatan daya saing produk pertanian, dan pengarusutamaan gender dan perlindungan anak,” ujar Kundang.

Dengan semua permasalahan tersebut, Pemkab Tasikmalaya melakukan langkah-langkah perbaikan yang dianggap dapat segera dilakukan dengan sumber daya yang ada.

”Kami melakukan langkah-langkah perbaikan dengan sumber daya dan waktu yang terbatas, antara lain melakukan revisi terhadap RPJMD tahun 2016-2021 dan melakukan restrukturisasi/perubahan organisasi perangkat daerah. Hal ini dimaksudkan agar adanya keselarasan antara strategi dan tujuan yang telah ditetapkan dengan struktur organisasi perangkat daerah sebagai alat untuk mencapai tujuan, dan berupaya meningkatkan kinerja penyelenggaraan urusan pemerintah,” tuturnya.*

 

Baca : Tampung Masukan, Pemprov Buka Warna Jabar