Raja Nusantara Satukan Suara Dukung 02

Kamis, 14 Maret 2019 22:47 Clara Aditia Nasional

Raja Nusantara Satukan Suara Dukung 02


Koropak.co.id - Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso bangga melihat kebersamaan dari para raja, sultan, dan pangeran dari berbagai kerajaan di Indonesia yang tergabung dalam Royal Nusantara. Kebersamaan yang terjalin, tergambar dalam acara Ramah Tamah bersama Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso yang digelar di Marc Hotel, Jalan Pintu Air V Nomor 53 Sawah Besar Kota Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019).

Acara tersebut digelar dalam rangka menyatukan suara dari Royal Nusantara untuk mendukung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Para raja, sultan, dan pangeran satu suara, mendukung dan akan all out mendukung pasangan Prabowo-Sandi.

Dijumpai Koropak selepas acara, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso menuturkan kebersamaan dari para raja, sultan, dan pangeran yang terbingkai silaturahmi di acara tersebut menjadi satu dorongan optimisme untuk kemenangan pasangan Prabowo-Sandi.

"Tadi saya diminta bicara, menyampaikan realita berdasarkan imajinasi saya. Silaturahmi ini mengokohkan kebersamaan kita. Para raja, sultan, dan pangeran ini merupakan akar dari NKRI. Sedangkan saat ini, kita dihadapkan pada realita, ancaman globalisasi yang mengancam keutuhan NKRI. Oleh sebab itu, kami mohon para raja, sultan, dan pangeran memahami, dan memiliki satu suara, bersama menjaga NKRI," ucapnya.

 

Koropak.co.id - Raja Nusantara Satukan Suara Dukung 02 (3)

 

Baca : Ribuan Warga Sambut Kedatangan Prabowo

 

Diakui Djoko, pihaknya bersama para raja sudah beberapa kali bertemu dalam forum silaturahmi. Berteman, bersahabat, menyatukan cara pandang kebangsaan. Diharapkan para raja sadar dan faham akan posisinya sebagai akar dari negara ini, sehingga dapat bersama-sama menyelamatkan NKRI dengan cara bersatu, bangkit, bergerak, dan berubah.

"Globalisasi memberikan dampak negatif terhadap krisis pangan dan ekonomi, kesenjangan sosial, kalah bersaing, peredaran narkoba, hingga munculnya aksi-aksi sparatis. Memicu pula perubahan terhadap geo politik dan geo strategi yang menyebabkan invasi senyap dari negara asing, konflik antar suku, penguasaan ekonomi, kanal Thailand, dan benturan peradaban. Dampak-dampak inilah yang selama beberapa tahun terakhir melanda bangsa ini," tutur Djoko.

Djoko mengajak seluruh raja untuk bersatu menyelamatkan bangsa. Caranya dengan membangun pemahaman dan kesadaran, menciptakan konsolidasi, revitalisasi, serta kewaspadaan nasional, menggerakkan ekonomi kerakyatan, rekonstruksi konstitusi, dan memimpin Pancasilais.

"Sosok Prabowo-Sandi merepresentasikan pemimpin Pancasilais, melambangkan kekuatan untuk melawan globalisasi tersebut, menyelamatkan bangsa dari kepunahan NKRI," kata Djoko.

 

Koropak.co.id - Raja Nusantara Satukan Suara Dukung 02 (2)



Lihat : Ziarah Prabowo Ke Makam Pendiri Ponpes Suryalaya

 

Sementara itu, Prabu Sancang Djaya Diningrat dari Kasepuhan Galunggung Agung Pajajaran menuturkan kegiatan silaturahmi yang tergambarkan di acara tersebut melambangkan keakraban, kebersatuan para raja, sultan, dan pangeran se-Nusantara yang tidak bisa dipisahkan.

"Kami berharap kebersamaan dalam bingkai Royal Nusantara ini tidak bubar sampai di sini. Tapi dapat terus berkelanjutan. Menjadi sebuah kekuatan kerakyatan. Kita satu suara bahwa bangsa Indonesia tidak bisa dipimpin oleh masyarakat sipil, namun harus dari TNI. Apalagi Indonesia terdiri dari berbagai suku dan pulau. Jadi tidak bisa oleh sipil, harus oleh TNI, yang ada dalam sosok Prabowo," katanya.

Prabu Sancang berharap, ada keseimbangan antara Prabowo dengan pasangannya, Sandiaga Uno. Misi Sandiaga Uno yang akan menggerakan ekonomi berbasis kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM, menjadi optimisme untuk membawa kesejahteraan yang hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Mereka berdua memiliki tipikal berbeda, tapi memiliki tujuan hebat. Prabowo dengan spirit nasionalisnya, dan Sandiaga Uno dengan inovasi di perekonomian kerakyatannya. Mereka berdua akan membawa perubahan terhadap bangsa Indonesia menuju arah yang lebih baik," ucapnya.

Perihal keberadaan masyarakat adat yang diharapkan dapat dirangkul dan lebih diakui keberadaannya di era Prabowo-Sandiaga Uno kelak, Prabu Sancang menilai masyarakat adat merupakan satu kesatuan dari NKRI. Diharapkan masyarakat adat tidak hanya dianggap sebagai budayawan, tapi dapat dilibatkan sebagai kontrol pemerintah, berjalan bersama pemerintah membawa perubahan bagi bangsa.*

 

Baca : Prabowo-Sandiaga Uno Diyakini Bawa Perubahan