BNN Tekankan Pelajar Terbebas Dari Narkoba

Senin, 18 Maret 2019 19:52 Ahmad Mukhlis Daerah

BNN Tekankan Pelajar Terbebas Dari Narkoba


Koropak.co.id - Sebagai salah satu proteksi dini, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis melakukan pembinaan kepada pelajar untuk bersih dari narkoba dan menjadi pelopor keselamatan lalu lintas.

Dalam kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di Aula kantor dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis Jalan Otto Iskandardinata Lingkar Selatan, Benteng Ciamis, Senin (18/3/2019) itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis H. Edy Yulianto, A.TD., M.M menuturkan tujuan diadakannya pembinaan adalah untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan jalan dan mengurangi resiko kecelakaan di kalangan pelajar, terutama akibat penyalahgunaan narkoba.

“Diharapkan para pelajar dapat menjadi Pelopor Keselamatan di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Harapannya dengan kegiatan ini dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar," ujar Edy.

Narasumber BNN Kabupaten Ciamis, Rachman Chaerudin, S.Sos., menjelaskan tingginya angka kecelakaaan, terutama yang menimpa pelajar tingkat sekolah menengah, disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pelanggaran rambu lalu lintas, kendaraan yang tidak sesuai dengan SNI, termasuk penyalahgunaan narkoba.

“Faktor penyalahgunaan narkoba bisa menjadi salah satu faktor penyumbang terbesar terjadinya kasus kecelakaan lalu lintas pada pelajar,” ujar Rachman.

 

Koropak.co.id - BNN Tekankan Pelajar Terbebas Dari Narkoba (1)

 

Baca : BNNK Terus "Beberesih"

 

Rachman menjelaskan, jika dilihat dari jumlah prevalensi penyalahguna narkotika yang begitu tinggi, mengakibatkan Indonesia menjadi negara sasaran peredaran gelap narkotika. Salah satunya, penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar yang masih remaja.

"Kaum remaja rentan terjerat narkoba karena tiga faktor yaitu, faktor keluarga disebabkan kurangnya perhatian orang tua dan jarangnya komunikasi antara anak dan orang tua sehingga anak cendrung berkomunikasi di luar rumah dengan teman sebayanya. Faktor selanjutnya adalah faktor individu anak yang cenderung menutup diri terhadap permasalahan yang ada akan menimbulkan dampak putus asa," ucapnya.

Faktor lainnya, kata Rachman, adalah faktor lingkungan, di mana lingkungan di luar rumah lebih rentan untuk mendorong anak berani melakukan hal-hal yang negatif karena kurangnya pengawasan dari orangtua.

Untuk mengantisipasinya, dapat dilakukan dengan 5M, yaitu mengaktifkan satgas anti narkoba, menciptakan lingkungan bersih narkoba, melaporkan bila ada peredaran narkoba di lingkungan sekolah, menyampaikan pesan-pesan anti narkoba dalam setiap kegiatan, serta membantu teman yang menjadi korban penyalahguna narkoba.*

 

Baca : BNN Kabupaten Ciamis Gelar Penyuluhan

 


Berita Terkait