Raja Galuh Berharap Nama Ciamis Jadi Galuh

Sabtu, 23 Maret 2019 19:26 Clara Aditia Daerah

Raja Galuh Berharap Nama Ciamis Jadi Galuh


Koropak.co.id - Raja Galuh Generasi 17 Sunan Prabu Haur Koneng, Generasi 6 R.A.A Kusumadiningrat, Raden H.R Hanif Radinal menuturkan melalui acara "Mieling Ngadegna Galuh 1407" yang diperingati hari ini, Sabtu (23/3/2019), diharapkan tali silaturahmi dan persaudaraan yang terjalin di keluarga besar Kerajaan Galuh, yang berasal dari berbagai daerah mulai dari Pangandaran, Majalengka, Garut, Banten, Sumedang, Cirebon dan daerah lainnya, semakin terpatri kokoh tak tergoyahkan.

Termasuk jalinan persaudaraan dengan para raja dalam Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), yang diharapkan dapat senantiasa lestari terjaga.

"Dalam acara ini, kita ingin saling mengisi, dan berbagi. Jangan hanya menjadi seremonial saja, namun lebih kepada upaya memperkokoh kebersamaan dan persaudaraan. Banyak dari keluarga besar Kerajaan Galuh yang hadir disini, mereka berpartisipasi karena merasa terpanggil sebagai bagian dari Kegaluhan," ucap Hanif.

 

Koropak.co.id - Raja Galuh Berharap Nama Ciamis Jadi Galuh (3)

 

Baca : Mieling Ngadegna Galuh Spirit Melestarikan Sejarah

Semangat Kegaluhan yang diangkat di acara ini, ucap Hanif, tujuannya untuk mempersatukan kembali Kegaluhan yang pernah ada dan ingin membangkitkan kembali tali persaudaraan, jati diri bangsa, dan persatuan trah Galuh.

"Sehingga ke depan kita bisa bersama dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika, tetap bersatu walau dengan bermacam perbedaan," katanya.

Adapun acara budaya sebagai rangkaian kegiatan "Mieling Ngadegna Galuh 1407", jata Hanif, tujuannya mempertegas bahwa budaya adalah pemersatu bangsa, tanpa dibeda-bedakan dengan berbagai macam hal, termasuk pula perbedaan pandangan politik ataupun lainnya.

"Marilah kita bersama melestarikan budaya sebagai jati diri bangsa, sebagai kunci menyatukan perbedaan dalam kebersamaan," tuturnya.

 

 

Koropak.co.id - Raja Galuh Berharap Nama Ciamis Jadi Galuh (2)

 

Baca : Bahu Membahu Jaga Kelestarian Kerajaan Galuh

Sementara itu, terkait wacana mengembalikan nama Ciamis menjadi Galuh, diharapkan pemerintah dan masyarakat dapat satu haluan, sebab hakikatnya, nama Galuh mempunyai makna yang besar. Diharapkan pemerintah daerah dapat sesegera mungkin kembali mengambil keputusan untuk mengembalikan nama Kabupaten Ciamis menjadi Kabupaten Galuh.

"Dengan penggantian nama tersebut, secara otomatis akan mengunggah tata cara kehidupan bermasyarakat di Kegaluhan yang senantiasa mengutamakan kebersamaan dan kebersatuan," kata Hanif.

Di Kegaluhan, lanjut Hanif, banyak kearifan lokal yang masih tersembunyi, sehingga besar harapan dengan mengangkat dan menggaungkan kembali nama Galuh, berbagai kearifan lokal dapat ikut terangkat dan kelak diwariskan kepada generasi muda.

"Sebetulnya, nama ciamis juga mempunyai makna tersendiri. Oleh sebab itu, jikapun tidak mengganti Ciamis menjadi Galuh, seyogianya kita bisa mengangkat kedua nama tersebut. Mungkin saya akan menyarankan kepada pemerintah daerah dengan nama Kabupaten Ciamis Tatar Galuh ataupun Kabupaten Galuh Ciamis," ucap Hanif.*

 

Baca : Trah Kerajaan Galuh Diharap Lestarikan Warisan Leluhur


Berita Terkait