Soal Bupati Salah Busana, Bukan Kritik Personal

Selasa, 26 Maret 2019 19:56 Ahmad Mukhlis Daerah

Soal Bupati Salah Busana, Bukan Kritik Personal


Koropak.co.id - Ketua Dewan Kebudayaan Ciamis Dr Yat Rospia Brata menyatakan kebenaran sejarah Galuh dan sejarah nama Ciamis sebaiknya merujuk kepada catatan sejarah yang ada, bukan berdasarkan pendapat seseorang, termasuk ahli sejarah.

"Saya tidak menyatakan pendapat pribadi tentang sejarah, kalaupun ada kutipan hanya untuk kronologi sebuah masa sejarah. Ada banyak sumber yang bisa dirujuk untuk kebenaran sejarah Galuh dan asal muasal nama Ciamis," ujar Yat saat dijumpai Koropak, Selasa (23/3/2019) guna mengklarifikasi pemberitaan Koropak dalam acara "Mieling Ngadegna Galuh 1407", Sabtu (23/3/2019) lalu.


Baca : Nama Ciamis Pemberian Belanda

Menurut Yat, inti dari tema Mieling Ngadegna Galuh adalah pewarisan nilai kegaluhan kepada generasi milenial. Hal itu tergantung bagaimana menjembatani nilai masa lalu kepada masa sekarang.

"Ini inti pernyataan saya, adapun lainnya adalah ilustrasi catatan sejarah yang bisa ditelusuri di buku sejarah. Terutama tentang sejarah Galuh dan sejarah nama Ciamis yang jadi sorotan publik, silahkan sama-sama tabayun. Dengan klarifikasi ini saya menyatakan tidak berpendapat pribadi tentang sejarah Galuh dan nama Ciamis. Ini sekaligus ralat dan harus dianggap saya tidak berkomentar tentang sejarah," ujar Yat.

 

Baca : Busana Bupati Ciamis Tuai Kritikan

Selain klarifikasi soal sejarah Galuh, Yat juga mengklarifikasi masalah busana Bupati Ciamis yang menjadi kritikan karena tidak sesuai momentum acara Mieling Ngadegna Galuh. Hal itu juga bukan mewakili pendapat pribadi. Menurut Yat, tidak ada kritik pribadi, sebab soal busana semua orang punya penilaian sendiri. Bahkan orang Galuh yang punya acara juga pendapatnya bisa saja berbeda.

"Saya tidak ada kepentingan pribadi. Pasalnya busana yang salah momentum itu bisa terjadi kepada siapa saja bukan hanya bupati. Jadi kepada Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin, saya menyatakan tidak berkomentar untuk personal. Ini klarifikasi saya takut dikira ada urusan pribadi. Silakan publik yang berhak menilai, saya anggap polemik sudah tuntas dengan klarifikasi ini," ujar Yat.*

 

Baca : Kembalikan Nama Ciamis Jadi Galuh


Berita Terkait