Dewan Harapkan Mutu Kesehatan Meningkat

Selasa, 26 Maret 2019 20:59 Clara Aditia Parlemen

Dewan Harapkan Mutu Kesehatan Meningkat


Koropak.co.id - DPRD Kota Tasikmalaya mengharapkan mutu kesehatan warga Kota Tasikmalaya dapat meningkat. Oleh sebab itu, upaya-upaya untuk mencapainya, perlu diperjuangkan, termasuk pula melalui usulan Raperda Sistem Kesehatan Daerah.

Demikian disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Hj Yoke Yulianti kepada Koropak selepas Rapat Pembahasan Raperda Sistem Kesehatan Daerah yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Selasa (23/3/2019).

"Adanya Raperda Sistem Kesehatan Daerah, diharapkan dapat memacu peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Di dalamnya mengatur berbagai teknis pelaksanaan pelayanan kesehatan, termasuk penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) masalah kesehatan," katanya.

 

Baca : Dewan Terima Raperda Sistem Kesehatan dan BPHTB

 

Ditanya soal upaya Pemerintah Kota Tasikmalaya menekan angka stunting atau bayi kerdil melalui program bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF), Yoke menilai program tersebut sangatlah positif dan perlu disambut baik.

Implementasi berupa pembangunan septic tank komunal dalam rangka meningkatkan pemenuhan sanitasi memadai, dinilai Yoke merupakan upaya yang sangat strategis guna meningkatkan mutu lingkungan yang dapat memacu peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

"Stunting menjadi salah satu permasalahan kesehatan akibat lingkungan tidak sehat, yang turut dipacu kebiasaan masyarakat untuk BABS. Oleh sebab itu, upaya pemerintah dalam pemenuhan sanitasi memadai sangat bagus. Bahkan hal itu turut kita bahas saat sosialisasi mengenai perumahan swadaya beberapa waktu lalu," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Dewan Harapkan Mutu Kesehatan Meningkat 2

 

Lihat : Dewan Harapkan Kota Tasikmalaya Bebas Kumuh

 

Ditambahkan Yoke, dalam sosialisasi yang dihadiri Anggota Komisi V DPR-RI Hj, Nurhayati, pada 14 Maret 2019 lalu, pemerintah menyarankan bantuan perumahan swadaya bagi masyarakat yang, harus diikuti dengan dibangunnya sanitasi memadai.

"Biasanya pada setiap rumah tidak layak huni, sanitasinya pun tidak layak. Nah, dalam sosialisasi program perumahan swadaya kemarin, kalau ingin lengkap, selain bantuan perumahan swadaya, dilengkapi dengan fasilitas sanitasinya. Jadi kami harapkan pemenuhan bantuan perumahan swadaya tersebut bisa disandingkan dengan sanitasi memadai," ucapnya.

Selain perwujudan lingkungan sehat melalui ketersediaan sanitasi memadai, kata Yoke, untuk menekan angka stunting, juga dengan mendorong pemenuhan gizi memadai kepada ibu hamil. Asupan gizi tersebut haruslah terpenuhi sejak anak dalam kandungan, sehingga pertumbuhan janin sampai lahir akan tercukupi gizinya, dan diharapkan terbebas stunting.*

 

Lihat : Dewan Apresiasi Musrenbang Dinas Kesehatan

 

 


Berita Terkait