Dewan Dorong Pemerintah Perhatikan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 10 April 2019 19:33 Eris Kuswara Parlemen

Dewan Dorong Pemerintah Perhatikan Ekonomi Kerakyatan

 

Koropak.co.id - Dalam Rapat Paripurna Ke-7 DPRD Kota Tasikmalaya Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2018-2019, Senin (8/4/2019) Perwakilan Daerah Pemilihan II (Dapil II) Kecamatan Indihiang dan Cipedes, Ustaz Ishak Farid memaparkan hasil resesnya. Dalam paparannya, terdapat permasalahan yang sangat krusial yang harus segera ditangani oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya.

"Dari keseluruhan reses yang dilaporkan, masalah yang sangat krusial di dapil 2 adalah kebutuhan tentang sistem drainase. Sekarang sedang musim hujan sehingga membuat debit air menjadi lebih besar dan tidak seimbang dengan kapasitas serta kondisi drainasenya," kata Ishak.

Ditambahkan Ishak, kondisi tersebut diperparah dengan tidak berfungsinya gorong-gorong sehingga air tidak bisa mengalir, dan membuat banyak genangan air keluar yang menyebabkan banjir. Ini sangat memerlukan perhatian serius dari Pemerintah Kota Tasikmalaya

"Permasalahan lainnya adalah ekonomi kerakyatan, seperti bantuan permodalan bagi para pedagang kecil yang harus benar-benar diperhatikan. Pemerintah Kota Tasikmalaya juga harus ada kepedulian untuk para pengrajin, selain dengan memberikan bantuan permodalan, mereka juga harus membantu untuk memasarkan produknya agar bisa bersaing dengan produk-produk lainnya di pasar yang lebih luas lagi," ucapnya.

 

Koropak.co.id - Dewan Dorong Pemerintah Perhatikan Ekonomi Kerakyatan (2)

 

Baca : Dewan Sambut Program Pengentasan Kemiskinan


Ishak menuturkan, Pemerintah juga harus benar-benar memahami kondisi rakyatnya, karena dari 678.000 masyarakat di Kota Tasikmalaya, hingga saat ini masih banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan.

"Tindak lanjut dari hasil reses ini, kami sudah memberikan rekomendasi kepada pemerintah agar dapat lebih memperhatikan permasalahan-permasalahan tersebut. Kami sebagai mitra pemerintah, akan membantu untuk meningkatkan pembangunan, baik fisik maupun ekonomi masyarakat dengan isu-isu strategis yang kami serap dari reses ini," ujarnya.

Ishak berharap agar kegiatan reses tidak hanya menjadi rutinitas yang dilakukan dewan setiap 4 bulan sekali, tetapi harus bisa membangun kedekatan antara masyarakat dengan legislatif, sehingga legislatif dapat dipercaya memperjuangkan keluhan-keluhan yang terjadi di tengah masyarakat.*

 

Lihat video berikut :

- Dewan Soroti Program Pengentasan Kemiskinan

- Musrenbang Kecamatan Cipedes Tingkatkan Daya Saing dan SDM

- Musrenbang Indihiang Lahirkan Program Pengembangan Destinasi Wisata