PKH dan BPNT Dorong Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 11 April 2019 20:40 Eris Kuswara Daerah

PKH dan BPNT Dorong Kesejahteraan Masyarakat


Koropak.co.id - Walikota Tasikmalaya, Drs H Budi Budiman mengapresiasi bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang digulirkan Pemerintah RI melalui Kementerian Sosial RI. Menurutnya, bantuan sosial tersebut sangat besar dirasakan manfatnya oleh warga Kota Tasikmalaya.

Hal itu disampaikan Walikota saat menghadiri acara Penyaluran Bantuan Sosial PKH dan BPNT oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, di GOR Sukapura Kota Tasikmalaya, Kamis (11/4/2019). Turut dihadiri Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Ferdiansyah, SE., MM, Direksi Bank BNI 46, beserta tamu undangan lainnya.

"PKH dan BPNT memberikan dampak yang cukup besar bagi warga di Kota Tasikmalaya. Angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya terus turun. Pada 2017 angka kemiskinan mengalami penurunan menjadi 14,8 persen dan 2018 kembali turun sebesar 2,09 persen sehingga menjadi 12,7 persen," katanya.

 

Koropak.co.id - PKH dan BPNT Dorong Kesejahteraan Masyarakat (2)

 

Bantuan sosial PKH dan BPNT, kata Walikota, tentunya bisa meringankan beban masyarakat. Apalagi bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada warga dan siswa pendidikan SD, SMP, SMA tetapi juga turut menyentuh anak disabilitas.

"Pengabdian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat dibuktikan dengan meningkatkan program PKH dan BPNT yang manfaatnya sangat besar dirasakan oleh warga Kota Tasikmalaya. Kami berharap bantuan PKH dan BPNT bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya, baik kesehatan, ekonomi, maupun pendidikan," katanya.

Walikota menambahkan, Pemerintah Kota Tasikmalaya memiliki update data terbaru jumlah penerima PKH, yang saat ini mencapai 35.430 keluarga, dan 42.659 penerima BPNT. Update data diperlukan untuk melakukan evaluasi, mana KPM yang sudah mandiri, mana yang masih bergantung pada bantuan.

 

Koropak.co.id - PKH dan BPNT Dorong Kesejahteraan Masyarakat (3)

 

Baca : Dewan Dorong Pemerintah Perhatikan Ekonomi Kerakyatan

 

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, H Nana Rosadi. Menurutnya, masyarakat benar-benar dibantu oleh PKH dan BPNT. Tercatat, untuk tahun 2018 ada 84 KPM yang sudah mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan tersebut.

"Memang sisanya masih besar, namun kita targetkan di tahun depan peningkatan KPM yang mandiri bisa meningkat dua kali lipat. Selain bantuan dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga memiliki program-program sosial melalui program Wirausaha Baru (WUB), Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE), dan termasuk bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu)," tutur Nana.* [dks]

 

Baca : PKH Tidak Tepat Sasaran Jadi Masalah Berlarut




Berita Terkait