Mensos Harapkan KPM Lulus dan Mandiri

Kamis, 11 April 2019 20:39 Clara Aditia Nasional

Mensos Harapkan KPM Lulus dan Mandiri


Koropak.co.id - Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasamita menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 1.858 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Tasikmalaya. Bantuan diserahkan dalam kegiatan Penyaluran Bantuan Sosial yang digelar di GOR Sukapura, Kompleks Dadaha Kota Tasikmalaya, Kamis (11/4/2019).

Turut hadir Wakil Ketua Komisi X DPR-RI H. Ferdiansyah, SE.,MM, Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman, Wakil Walikota Tasikmalaya Drs. H. M. Yusuf, Direksi Bank BNI 46, serta jajaran pejabat lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Mensos Agus juga memberikan bantuan PKH secara simbolis kepada 1.858 KPM warga Kota Tasikmalaya.

Mensos Agus menuturkan PKH merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah bagi masyarakat, khususnya di bidang kesejahteraan sosial. Baik PKH maupun BPNT merupakan stimulan, dengan harapan ke depan masyarakat dapat memiliki kemandirian perekonomian dan tidak lagi bergantung pada bantuan dari pemerintah.

"Siapa di sini yang tulus ikhlas ingin lulus dari penerima bantuan PKH? Tentu kami harapkan semua dapat lulus, dan memiliki kemandirian ekonomi sehingga tidak senantiasa bergantung pada PKH. Hal tersebut juga menjadi output dari PKH, memandirikan perekonomian masyarakat pra sejahtera," ucapnya.

 

Koropak.co.id - Mensos Harapkan KPM Lulus dan Mandiri (2)

 

Baca : PKH Tidak Tepat Sasaran Jadi Masalah Berlarut

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR-RI H. Ferdiansyah, SE.,MM menuturkan PKH dan BPNT yang dikucurkan pemerintah merupakan program yang sangat bagus, dan aplikasinya langsung mengena kepada masyarakat.

"PKH dan BPNT ini merupakan program pemerintah yang cerdas, yang cepat tanggap menangkap aspirasi masyarakat. Bantuan-bantuan yang diberikan sangat dibutuhkan, dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ucapnya.

Ferdiansyah berharap, ke depan PKH dan BPNT dapat lebih baik lagi, lebih banyak sasarannya, serta indeksnya dapat lebih meningkat lagi. Namun, harus dijadikan indikator pula adanya upaya peningkatan KPM yang berhasil lulus, dan lepas dari bantuan PKH menjadi warga yang memiliki kemandirian ekonomi," ucapnya.*

 

Baca : Masyarakat Curiga Ada Ketidakadilan PKH

 


Berita Terkait