Pengguna Narkoba di Jawa Barat Terbesar Di Indonesia

Jum'at, 12 April 2019 07:45 D. Farhan Kamil Nasional

Pengguna Narkoba di Jawa Barat Terbesar Di Indonesia


Koropak.co.id - Berdasarkan catatan Kementerian Sosial RI, ada sekitar 646 ribu pengguna narkotika dan obat terlarang (narkoba) di Jawa Barat. Angka penyalahgunaan (lahgun) narkoba tersebut, menjadikan Jabar ini menempati posisi paling atas di Indonesia.

Di samping itu, Indonesia mengalami kerugian hingga Rp 70 triliun per tahun, akibat lahgun narkoba. Hampir 16 ribu pecandu narkoba tiap tahunnya yang dirawat dan direhabilitasi Kemensos.

Berdasarkan informasi dari 164 Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), pada tahun 2018 sebanyak 15.513 orang telah menerima bantuan rawat jalan dan untuk menjalani rawat inap, dan jumlah tersebut hanya jumlah yang melaporkan dirinya saja.

 

Baca : BNN Rangkul Masyarakat Cegah Peredaran Gelap Narkoba

Demikian hal itu dikatakan Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita di sela sela acara kunjungan ke Pondok Pesantren Ath-Thohariyyah, Kampung Babakan Sirna, Desa Cikadongdong Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, dalam rangka sosialisasi pencegahan narkoba, Kamis (14/04/2019).

"Narkoba, ancaman yang paling berbahaya bagi masa depan bangsa. Kita harus sepakat memerangi mafia yang berusaha menggangu generasi penerus bangsa sejak usia dini," kata Agus.

 

Koropak.co.id - Pengguna Narkoba Di Jawa Barat Terbesar Di Indonesia (2)

 

Baca : BNN Kabupaten Ciamis Dorong Optimalisasi P4GN

Menurutnya, keluarga merupakan salah satu potensi sumber kesejahteraan sosial. Dalam keluarga yang disemai nilai-nilai luhur akan tumbuh akar kuat yang dapat mencegah dan menangkal berbagai masalah kesejahteraan sosial, termasuk masalah lahgun narkoba.

“Jika kita memiliki cita-cita untuk menjadi bangsa dan negara yang besar, maka kita harus mengawalinya dengan menghadirkan pendidikan dan penanaman nilai-nilai luhur dari keluarga. Keluarga punya peran penting dalam pembangunan,” tutur Mensos.

Ia mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo, bahwa pemerintah tidak hanya menekankan pembangunan fisik, namun juga berkomitmen membangun kualitas sumber daya manusia.

 

Koropak.co.id - Pengguna Narkoba Di Jawa Barat Terbesar Di Indonesia (3)

 

Baca : BNNK Ciamis Gelar Asistensi Penguatan Bangwawan

 

Mensos menghimbau kepada para santri agar waspada dengan peredaran narkoba yang belakang ini semakin marak, karena persoalan ini akan menjadi penghalang bahkan perusak kemajuan bangsa.

“Dampak dari penyalahgunaan narkoba ini, selain mendatangkan kerugian materil, tetapi juga merusak syaraf diotak yang menjadi pencetus gangguan kejiwaan atau skizofrenia, dan yang lebih mengerikan lagi menjadi penyebaran HIV-AIDS, TBC, dan Hepatitis C,” papar Agus.

 

Baca : BNN Sambut Baik Pembentukan Satgas Anti Narkoba

Mensos mengingatkan, pencegahan penyalahgunaan narkoba adalah tanggung jawab semua elemen masyarakat. Apabila ada anggota keluarga yang dicurigai mengalami perubahan drastis yang tidak stabil, kemungkinan sudah terpapar narkoba.

Mensos meminta masyarakat sekitar agar tidak memandang mereka sebagai penjahat murni dan pantas untuk dihukum, melainkan perlu direhabilitasi sosial.

“Mari kita antarkan mereka yang sudah menjadi pecandu untuk melaporkan diri ke IPWL untuk mendapatkan pelayanan rahabilitasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya di mana banyak terdapat pondok pesantren, juga merupakan alternatif solusi yang tepat dalam pencegahan dan rehabilitasi pecandu narkoba” ujarnya.*

 

Baca : Narkoba Mesin Pembunuh Massal Membahayakan

 


Berita Terkait