Pemuda Ciamis Cabut Paku di Pohon

Jum'at, 12 April 2019 14:18 Ahmad Mukhlis Daerah

Pemuda Ciamis Cabut Paku di Pohon


Koropak.co.id - Sejumlah Pemuda Peduli Lingkungan Ciamis mencabuti paku yang di mulai Kecamatan Baregbeg sampai dengan sepanjang jalan Ciamis kota, Jumat (12/4/2019). Hal ini dilakukan oleh sejumlah pemuda yang di dalamnya terdapat unsur musisi ciamis, mahasiswa dan anak band indie Ciamis seiring dengan makin maraknya pohon dijadikan alat promosi dan alat kampanye.

"Kami tergerak dengan melihat pohon-pohon sepanjang raya Ciamis banyak yang menjadikan pohon sebagai media promosi dan kampanye bahkan mirisnya alat promosi dan kampanyenya di paku di pohonnya," ujar Sopyan Romjani, inisiator aksi cabut paku saat dijumpai Koropak selepas aksi.

Sopyan mengatakan pihaknya merasa prihatin dengan banyaknya paku-paku yang menempel di pohon, yang merupakan pelanggaran terhadap lingkungan, sebagaimana diatur dalam undang-undang.

"Kelakuan orang seperti itu sangat menyakiti pohon, sudah jelas pohon itu makhluk hidup jadi jangan semena mena pohon dipaku untuk dimanfaatkan media promosi dan kampanye," katanya.

 

Koropak.co.id - Pemuda Ciamis Cabut Paku di Pohon (2)

 

Baca : Sungai Ciroas, Elok Bersih Penuh Warna

Menurut Sopyan, apabila terjadi bencana pohon tumbang jangan salahkan bahwa itu bencana alam, itu jelas kesalahan manusianya yang tidak bisa menjaga lingkungan hidup khususnya pohon sebagai penghasil oksigen.

"Pohon itu makhluk hidup yang ingin hidup bebas sama seperti manusia. Jangan didiskriminasi, mari kita jaga keseimbangan alam dan manusia agar alam pun tidak murka kepada kita," ujar Sopyan.

Sopyan mengajak kepada masyarakat untuk tidak melakukan promosi atau kampanye di pohon karena itu melanggar apalagi pohon tersebut dipaku itu bisa menimbulkan pohon tersebut mati.

"Kami berharap dengan diadakan kegiatan ini masyarakat paham dan peduli terhadap lingkungan dan kegiatan ini juga salah satu bentuk kampanye atau edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli dan menyayangi pohon-pohon sebagai alat produksi oksigen yang sangat dibutuhkan manusia," ujarnya.*

 

Baca : Cimulu Day, Gerakan Cinta Lingkungan Bersihkan Sungai