Rabu Putih, Ciptakan Pemilu Bersih dan Sejuk

Sabtu, 13 April 2019 16:25 D. Farhan Kamil Daerah

Rabu Putih, Ciptakan Pemilu Bersih dan Sejuk


Koropak.co.id - Isu-isu yang mencoba mendeligitimasikan TNI/Polri, khususnya dalam mengawal Pemilu 2019 yang aman, damai dan bermartabat, mendapat tanggapan keras dari ribuan anggota Gerakan Pemuda Ansor dan Banser Kabupaten Tasikmalaya. Isu-isu kekacauan telah dihembuskan oleh kelompok tertentu untuk memberi kesan jika pelaksanan Pemilu 2019 nanti akan kacau, dan hal itu dipastikan hoax.

"Ansor dan Banser siap pasang badan dan berhadapan dengan kelompok-kelompok yang berniat mengacaukan pelaksanaan Pemilu 2019. Kita juga telah sepakat dan berkomitmen untuk membantu memberikan kenyamanan dan keamanan bersama TNI/Polri. Memastikan para pemilih untuk datang ke TPS dengan aman dan nyaman tanpa ada ancaman atau ketakutan. Kita pastikan pula, para pemilih dapat dengan tenang menyalurkan suaranya untuk menentukan pemimpin negeri masa depan," kata Ketua GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya, Asep Muslim kepada Koropak selepas Apel Rabu Putih Satkorcab Banser Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (13/4/2019).

 

Baca : Surat Suara Tercoblos di Malaysia Bukan Hoax!

 

Koropak.co.id - Rabu Putih, Ciptakan Pemilu Bersih dan Sejuk (2)

 

Baca : Sikapi Isu Malaysia Bawaslu Terjunkan Tim Patroli


Apel Rabu Putih yang dirangkaikan dengan acara pengukuhan Satkorcab Banser Kabupaten Tasikmalaya itu, digelar di Gedung PC NU Kabupaten Tasikmalaya, Jalan Raya Timur Singaparna, Badakpaeh. dihadiri pengurus PC NU Kabupaten Tasikmalaya, Ketua GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya, Dr. Iwan Saputra, M.SI dan Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna, SE.

Selain mendegradasi kewibawaan dan profesionalisme TNI/Polri sebagai benteng NKRI, narasi deligitimasi TNI/Polri dan penyelenggaraan Pemilu 2019, telah menggeret masyarakat pada kondisi ragu bahkan tidak percaya terhadap keamanan dan ketertiban pelaksaan pesta demokrasi serta terhadap hasil penyelenggaraan Pemilu 2019.

"Pada Rabu (17/4/2019) nanti, kita instruksikan 4.000 anggota Ansor dan 1.200 anggota Banser dari mulai kabupaten, kecamatan hingga ranting agar turun dan serempak menggunakan pakaian putih pada hari Rabu (17/4/2019). Kita ingin ciptakan Pemilu besok Pemilu yang sejuk dan nyaman," ujarnya.*

 

Baca : Gara gara kampanye negatif yang disiarkan di akun Facebook, menjadi medan perang opini dan berakhir dengan pertikaian kelompok hingga berujung kematian. Kasus ini tentu saja melukai setiap perasaan dari kita. Gara gara beda pendapat, beda pilihan berujung dengan kematian. Maka berangkat dari kasus ini pula, kita kembali bertanya sejauh mana pihak penyelenggara pemilu baik Bawaslu maupun KPU termasuk aparat penegak hukum mengantisipasi agar hal serupa tidak terjadi di Tasikmalaya.

 

Baca : FKPPI Serukan Masyarakat Bersatu Melawan Isu


Berita Terkait