Tasikmalaya Utara Harus Punya Creative Centre

Sabtu, 13 April 2019 23:58 Clara Aditia Daerah

Tasikmalaya Utara Harus Punya Creative Centre


Koropak.co.id - Calon Anggota Legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan untuk DPRD Kabupaten Tasikmalaya, dapil 3 yang meliputi Kecamatan Jamanis, Ciawi, Kadipaten, Pagerageung, dan Sukaresik, Siti Noor Assyami Laili menilai Tasikmalaya Utara membutuhkan Gedung Creative Centre.

Hal itu disampaikan Caleg dari PDI-Perjuangan nomor urut 5 yang akrab disapa Ceu Yemi saat dijumpai Koropak, Sabtu (13/4/2019).

"Saya menginginkan dan mengharapkan generasi muda bisa mengolah bakat dan hobinya menjadi sesuatu yang bisa menghasilkan pendapatan. Dalam hal ini, yang diperlukan adalah fasilitas. Saya terpikirkan untuk memperjuangkan dibangunnya Creative Centre. Saya menilai Creative Centre dibutuhkan untuk mereka berkegiatan kreatif yang bisa menciptakan peluang ekonomi," ujarnya.

 

 

Koropak.co.id - Tasikmalaya Utara Harus Punya Creative Centre (2)

 

 

Creative Centre, kata Yemi, selain menjadi media display produk hasil karya kreatif, juga menjadi tempat untuk berkreasi, untuk berkegiatan bersama. Jadi dalam memasarkan produk-produk kreatif, tidak selalu mengandalkan bantuan temporer, memiliki tempat tetap yang bisa digunakan dalam jangka panjang.

"Insyaallah ini akan menjadi cita-cita saya, karena saya menilai kreativitas generasi muda di dapil 3 khususnya, sangatlah tinggi, jadi alangkah baiknya jika ada Creative Centre yang menjadi ruang bagi mereka untuk memasarkan produknya," katanya.

 

Baca : Qori XTC Tasik Utara Ramaikan Pacantel Rasa

Baca : Kopi Lokal Menembus Pasar Global

Baca : Berdayakan Masyarakat Berdayakan Ekonomi Mikro

 

Koropak.co.id - Tasikmalaya Utara Harus Punya Creative Centre (3)

 

Lihat : Milad Ke Ponpes Suryalay Hidmat Mart Diresmikan

Semakin potensial, kata Yemi, seiring dengan letak geografis Tasikmalaya Utara yang menjadi jalur lintas provinsi, yang menciptakan daya tarik untuk dijadikan sentral bisnis, yang bahkan bisa mengundang investor datang.

"Inilah tekad saya untuk memperjuangkannya, saya ingin mereka tidak hanya jadi penikmat, tapi harus ikut terlibat jadi pelaku ekonomi, dan mereka bisa merasakan apa yang mereka kerjakan. Namun, implementasinya musti dirunut satu persatu berdasarkan skala prioritas, sehingga aplikasinya dapat benar-benar memberikan kebermanfaatan," ucap Yemi.

Yemi mengajak generasi muda, dan para pejuang ekonomi kreatif untuk tidak saling mengandalkan, tapi saling bekerjasama. Pembangunan daerah harus melibatkan seluruh elemen, termasuk generasi muda, agar manfaatnya dapat dirasakan luas.

"Pembangunan harus bisa dinikmati semua, oleh karena itu, semua harus berperan dalam pembangunan," tutur Yemi.*

 

Baca : Tidaklah Perlu Merantau Ke Luar Negeri

 

 

 


Berita Terkait