Bagi Perusuh, Polisi Siap Tembak di Tempat

Senin, 15 April 2019 14:18 D. Farhan Kamil Daerah

Bagi Perusuh, Polisi Siap Tembak di Tempat


Koropak.co.id - Untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS), tim gabungan Polisi dan TNI berkomitmen mengawal seluruh proses pelaksanaan Pemilu 2019 mulai pemungutan hingga perhitungan suara. Bahkan Polisi siap melaksanakan tembak di tempat kepada siapapun yang hendak mengacaukan proses Pemilu dan mengancam nyawa orang lain.

"Itu perintah Kapolri. kami akan menindak tegas setiap upaya yang akan mengacaukan kondusifitas masyarakat pada pelaksanaan Pemilu. Kita akan lakukan tembak di tempat bagi perusuh atau pengacau yang mengancam nyawa orang lain di TPS. Tetapi kita berdoa semoga Tasikmalaya ini tetap kondusif," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dony Eka Putra seusai memimpin Apel Pergeseran Pasukan Personel Pengamanan TPS dan Satgas Operasi Mantap Brata Lodaya 2018, di wilayah hukum Polres Tasikmalaya, yang digelar di Lapangan Hitam Mapolres Tasikmalaya, Senin (15/4/2019).

Dalam pelaksanaan pengamanan TPS, kata Kapolres, baik Polri maupun TNI berada di luar TPS maksimal 20 meter. "Sesuai SOP-nya, kita tidak berada dalam areal TPS. Tetapi dalam situasi tertentu, kita bisa masuk ke TPS itupun jika petugas dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) meminta bantuan Polisi/TNI," tuturnya.

 

Koropak.co.id - Bagi Perusuh, Polisi Siap Tembak di Tempat (3)

 

Baca : TNI dan Polri Bersatu Siap Amankan Pemilu 2019

Baca : Rabu Putih Ciptakan Pemilu Bersih dan Sejuk 

 

Sementara itu, Kabag Ops Polres Tasikmalaya, Kompol Fauzan M Syahrir mengatakan, jumlah pasukan gabungan yang diterjunkan dalam PAM Pemilu 2019 ini sekitar 10.000 ribu yang hari ini mulai disebar ke seluruh TPS, desa dan kecamatan.

Mereka terdiri dari pasukan Polres Tasikmalaya sebanyak 577 personil, Siaga Polres 97 personil, TNI dari Yon Zeni Tempur (Zipur) 3 Pangdam Siliwangi III sebanyak 69 personil, Brimob Polda Jabar 38 personil, backup Satgas Polda Jabar 17 personil, Kodim 0612/Tasikmalaya 200 personil, Dishub Kabupaten Tasikmalaya 30 personil, Satpol PP 30 personil, termasuk Linmas sekitar 7.216 orang, termasuk tambahan dari Tagana, Damkar dan tim medis dari Dinas Kesehatan.

Adapun pola pengamanan yang digunakan tergantung tingkat kerawanan TPS yang dipengaruhi beberapa faktor, seperti letak geografis, jarak tempuh dan lain sebagainya.

"Untuk TPS tidak rawan, kita terapkan pola PAM 2,20,40 (2 personil Polri untuk 20 TPS dan 40 Linmas) atau 2,22,40. Untuk TPS rawan diterapkan pola 2,1,2," katanya.*

 

Baca : Dua Petinggi Militer dan Polri Jabar Tinjau Tasikmalaya

 


Berita Terkait