Masyarakat Dihadapkan Pada Ketidakpercayaan

Jum'at, 19 April 2019 18:03 Clara Aditia Nasional

Masyarakat Dihadapkan Pada Ketidakpercayaan

 

Koropak.co.id - Fenomena hitung cepat atau quick count yang saat ini terjadi, begitu banyak diragukan masyarakat. Polanya yang berubah-ubah, bergerak dinamis, bahkan memiliki tingkat kesalahan yang cukup tinggi membuat masyarakat meragukan kebenarannya.

Seperti halnya fenomena quick count di beberapa televisi swasta Tanah Air. Quick count yang ditayangkan memberikan keraguan seiring dengan adanya kesalahan data jelas terlihat. Memunculkan spekulasi bahwa lembaga survei yang menyajikan quick count tersebut tidak kredibel.

Meskipun sempat ada klarifikasi dari pihak penyelenggara hitung cepat, namun tidak membuat kepercayaan masyarakat seketika mengental. Saling klaim kemenangan dari kedua paslon, baik pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf Amin maupun pasangan 02 Prabowo-Sandi kian membuat masyarakat bingung, apa dasar yang membuat kedua paslon optimis telah memenangkan pemilu sementara hasil quick count sudah sangat jelas diragukan.

 

 Koropak.co.id - Masyarakat Dihadapkan Pada Ketidakpercayaan (2)

 

Terlepas dari percaya atau tidaknya masyarakat terhadap hasil hitung cepat, kedua paslon memiliki tolok ukur masing-masing yang membuatnya yakin telah memenangkan pemilu. Seperti halnya pasangan 01 yang bertumpu pada hasil quick count di beberapa lembaga penyelenggara quick count yang disiarkan di televisi.

Menepis keraguan, pasangan 02 mengklaim memenangkan pemilu dengan raihan suara 63 persen, berkat hasil dari hitung cepat internal yang bertumpu pada laporan yang masuk ke lembaga hitung cepat internal dari pasangan Prabowo-Sandi yang diklaim merupakan hasil murni dari lapangan.

 

Koropak.co.id - Masyarakat Dihadapkan Pada Ketidakpercayaan (3)


Baca : Spekulasi Quick Count Pemilu 2019 Terus Bergerak Dinamis

Sementara KPU sebagai lembaga yang menjadi tumpuan akhir dari hasil Pemilu 2019 sendiri, merilis data yang terus bergerak dinamis. Tercatat per-Jumat (19/4/2019) pukul 11.30 WIB, raihan suara untuk paslon 01 sebesar 1.238.585 atau 56,20 persen. Sementara raihan suara paslon 02 sebesar 965.403 atau 43,80 persen.

Terlepas dari mana hasil yang benar mana hasil yang tidak faktual, masyarakat diharap tenang, dan menyikapi hasil Pemilu dengan bijak. Kembali rukun pasca berbeda pilihan, dan tunggu hasil akhir atas perhitungan resmi yang akan menentukan pemimpin bangsa 5 tahun ke depan.*

 

Baca : Prabowo Klaim Menang Quick Count 52,5 Persen

 


Berita Terkait