Jalan Raya Ahmad Yani Garut Diblokade Warga

Minggu, 12 Mei 2019 20:26 Dedi Sofwan Daerah

Jalan Raya Ahmad Yani Garut Diblokade Warga

 

Koropak.co.id - Warga RW 18, Kelurahan Regol, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut menggelar unjuk rasa dengan cara memblokade dan menumpahkan air Sungai Ciwalen yang tercemar limbah kulit ke badan Jalan Ahmad Yani, tepatnya depan Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut.

Unjuk rasa tersebut dilakukan sebagai bentuk kekesalan warga atas pencemaran lingkungan aliran sungai Ciwalen yang diakibatkan oleh limbah yang berasal dari pabrik pengolahan kulit Sukaregang.

Ketua RW 18, Kuswan mengatakan, aksi ini dilakukan karena pengusaha kulit Sukaregang melanggar perjanjian yang telah disepakati bersama, yakni tidak akan membuang limbah kulit ke sungai pada hari Sabtu dan Minggu.

"Kenyataannya, para pengusaha masih saja membuang limbah kulit ke sungai," kata Kuswan kepada koropak, Minggu (12/05/2019).

 

Koropak.co.id - Jalan Raya Ahmad Yani Garut Diblokade Warga (2)

 

Baca : Kodim Ciamis Partipasi Bersihkan Sungai

Dijelaskan Kuswan, dalam seminggu ini sudah 5 orang warga yang tinggal disekitar aliran Sungai Ciwalen yang dirawat di rumah sakit karena gangguan pernapasan.

"Pokoknya kami ingin para pengusaha agar tidak membuang lagi limbah kulit ke sungai. Dan kepada pihak Pemda Garut untuk turun ke lapangan dan menyelesaikan masalah pencemaran limbah kulit ini," tutirya.

Bagaimanapun juga terang dia, permasalahan limbah ini adalah tanggungjawab Pemerintah Daerah Garut. "Jangan menanggap permasalahan ini hal spele. Jangan biarkan akibat limbah tersebut, masayarakat luas dirugikan," tegasnya.*


Baca : Wajah Kusam Limbah dan Tinja Menari di Ciroyom