Dewan Harapkan Pemberdayaan Industri Kreatif Ditingkatkan

Selasa, 14 Mei 2019 17:47 Clara Aditia Parlemen

Dewan Harapkan Pemberdayaan Industri Kreatif Ditingkatkan


Koropak.co.id - Ketua Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya Aslim, SH menilai penyelenggaraan Pemerintahan Kota Tasikmalaya saat ini sudah cukup baik. Termasuk dari infrastruktur, ekonomi, hingga pendidikan dan kesehatan.

Hal itu disampaikan Aslim saat dijumpai Koropak selepas Rapat Paripurna LKPJ Walikota Tasikmalaya tahun 2018 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Selasa (14/5/2019).

Namun, kata Aslim jika berkaca pada hasil catatan dan evaluasi Pansus Pembahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tasikmalaya tahun 2018, masih ada beberapa catatan yang harus diperbaiki dan dioptimalkan.

"Pembangunan infrastruktur di Kota Tasikmalaya sudah luar biasa, namun kami harapkan harus bisa diimbangi dengan daya beli masyarakat. Masyarakat harus didorong untuk dapat berkegiatan produktif, sehingga roda ekonomi masyarakat dapat berjalan," katanya.

Ditambahkan Aslim, tidak ada hal yang salah jika banyak investor luar masuk ke Kota Tasikmalaya, terlebih Kota Tasikmalaya menjadi sentra pergerakan perekonomian di Kota Tasikmalaya.

"Boleh kita mengakomodir investor luar, tapi jangan sampai potensi ekonomi lokal kita terabaikan. Harus selaras dan seimbang. Faktanya kan saat ini pergerakan perekonomian untuk industri kelom geulis, payung geulis, hingga tikar mendong kurang menggigigt. Padahal itu merupakan potensi Kota Tasikmalaya. Ini yang harus kita evaluasi bersama, dan kita dorong agar dapat lebih meningkat lagi," tuturnya.

 

Koropak.co.id - Dewan Harapkan Pemberdayaan Industri Kreatif Ditingkatkan (2)

 

Baca : Dirundung Haru Dewan Sampaikan Dkungan Moril

 

Adapun salah satu contoh yang dapat menjadi langkah konkret dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal khas Kota Tasikmalaya, misalnya dengan menerbitkan Perda penggunaan baju batik bagi PNS atau pelajar dengan batik khas Tasikmalaya.

"Coba jika hal itu berjalan, pemintaan batik asli Tasikmalaya akan meningkat, dan akan banyak pengrajin batik yang mengalami geliat perekonomiannya. Bahkan begitu besar uang yang akan berputar di Kota Tasikmalaya. Jadikan ini PR serius untuk diperbaiki ke depan.

Aslim juga menyoroti visi Kota Tasikmalaya yakni religius maju madani. Sebagai kota santri, sudah seyogianya Kota Tasikmalaya memperkuat titel tersebut, sehingga kebermanfaatan julukan tersebut dapat dirasakan masyarakat.

"Ruh kota santri-nya harus lebih diperkuat sehingga ikon kota santri dapat terlihat dan dirasakan masyarakat. Ini jelas tidak bisa diabaikan, sehebat apapun pembangunan kalau fundamental keagamaannya tidak baik ya hasilnya tetap akan kurang," kata Aslim.*

 

Baca : Kota Tasikmalaya Butuh Tenaga Ahli Jantung