Bawaslu Panggil 4 Terlapor Dugaan Money Politics

Rabu, 15 Mei 2019 21:16 D. Farhan Kamil Daerah

Bawaslu Panggil 4 Terlapor Dugaan Money Politics

 

Koropak.co.id - Menyusul tuntasnya pembahasan di sentra Gakumdu (penegakan hukum terpadu) tahap 1, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, memanggil empat orang terlapor kasus dugaan politik uang yang terjadi pada masa kampanye dan masa tenang Pemilu 2019 lalu, Rabu (15/5/2019).

Pemangilan tersebut dilakukan dalam rangka pendalaman kasus dugaan politik uang di Kecamatan Cisayong, Jatiwaras, Ciawi, Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, yang diduga dilakukan oleh tiga calon legislatif Kabupaten Tasikmalaya dari Partai Gerindra dan satu orang dari PPP.

"Ini baru sebatas pemanggilan terlapor, untuk menggali keterangan guna menguatkan unsur materil dan formil sebelum kita bahas di sentra Gakumdu tahap 2," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Juanda, SP.

Menurutnya, pemanggilan ke empat terlapor itu, setelah dilakukan pamanggilan para saksi untuk dimintai keterangan, pengumpulan bukti-bukti dan pembahasan sentra Gakumdu tahap I.

Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, R. Setia Surya menyebutkan, dari 12 perkara kasus dugaan politik uang yang dilaporkan dan ditangani Bawaslu, 1 perkara sudah dilimpah ke penyidik Polres, empat kasus sedang ditanganani dan sudah dilakukan pemanggilan terlapor. Sedangkan 7 kasus lainnya masih dalam tahap investigasi Bawaslu.

 

Baca pula : 

- Warga Tasikmalaya Geruduk Kantor Bawaslu

- Kasus Politik Uang, Bawaslu Giring Temuan Ke Gakumdu

- Tak Adil Dalam Hukum, Bawaslu Digeruduk Massa

 

Ditambahkan, empat kasus yang masih dalam tahap pendalaman menuju pembahasan di sentra Gakumdu 2, seluruhnya telah memenuhi unsur syarat formil maupun materil.

"Pelapor dan terlapornya ada dan jelas, kemudian saksi juga ada termasuk barang bukti dan uraian kejadian atau peristiwanya jelas," ujarnya.

Sayang, saat hendak dikonfirmasi, terlapor Asep Sofari (caleg Kabupaten Tasikmalaya dari Partai Gerindra), mengambil seribu langkah menghindari kejaran awak media.

Bahkan saat seorang jurnalis dari salah satu surat kabar cetak di Tasikmalaya mencoba memanggil hingga tiga kali, terlapor tetap tidak menggubris. Ia memilih bergegas masuk mobil dan tancap gas keluar komplek perkantoran Bawaslu.*

 

Lihat : Tolak Politik Uang, Aksi KPPI Tuai Apresiasi Dewan


Berita Terkait