Deklarasi Damai Pasca Pemilu Warnai Buka Puasa

Rabu, 15 Mei 2019 22:16 D. Farhan Kamil Ramadan

Deklarasi Damai Pasca Pemilu Warnai Buka Puasa

 

Koropak.co.id - Ada suasana berbeda di tenga-tengah rutinitas buka bersama keluarga besar Polres Tasikmalaya, Rabu (15/5/2019).

Di hari kesepuluh bulan Ramadan ini, ratusan alim ulama, pimpinan pesantren, MUI, tokoh masyarakat, pemuda dan ormas Islam, organisasi kepemudaan serta jajaran pimpinan daerah yang tergabung dalam Forkopimda dan para kepala SKPD di lingkungan Pemkab Tasikmalaya, berkumpul dan membacakan deklarasi damai sesaat setelah pelaksanaan buka puasa di lapangan parkir Dalmas Mapolres Tasikmalaya.

Dalam deklarasi yang dipimpin oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tasikmalaya, Dr. KH. Edeng Z Abidin itu, ada empat poin penting yang dikemukan yaitu, menyatakan apresiasi kinerja penyelenggara Pemilu, dalam hal ini KPU dan Bawaslu yang telah menjalankan secara jujur, adil, transparan dan akuntabel.

Masyarakat akan mentaati dan menunggu hasil akhir perhitungan dari KPU tentang akhir pelaksanaan Pemilu 2019.

Seluruh elemen masyarakat mendukung TNI dan Polri untuk mengambil langkah cepat dan tepat dalam menyikapi segala potensi kerawanan kamtibmas khususnya di Tasikmalaya dan umumnya di Jawa Barat.

Siap mencegah upaya provokasi yang berusaha memecah belah persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI.

 

Koropak.co.id - Deklarasi Damai Pasca Pemilu Warnai Buka Puasa (1)

 

 

Baca : Bias Kontestasi Politik Harus Sudah Lenyap

  

Ketua FKUB Kabupaten Tasikmalaya, Dr. KH. Edeng Z Abidin menegaskan, dalam menunggu keputusan hasil Pemilu 2019 yang akan disampaikan KPU pada tanggal 22 Mei 2019, masyarakat khususnya umat Islam dihimbau untuk bersabar dan menahan diri dengan tidak mengerahkan segala daya upaya yang justru akan mencederai rasa keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya.

"Mari kita sama-sama menunggu keputusan yang akan disampaikan KPU pada 22 Mei nanti," katanya.

Jika dirasakan ada ketidakpuasan atas hasil yang disampaikan KPU, maka masyarakat diajak untuk menghormati aturan yang benar dengan cara menempuh mekanisme yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Saya khusnudzon, umat Islam khususnya yang ada di Kabupaten Tasikmalaya ini sudah sangat faham tentang koridor atau batasan-batasan dalam berbangsa dan bernegara. Mari. kita jaga kerukunan, persatuan dan kesatuan umat dalam bingkai ukhuwah wathaniah," ucapnya.*

 

Baca : Pemilu 2019, Fenomenal dan Teramat Rumit

Baca : Penyelenggaraan Pemilu 2019, Wajib Dikaji Ulang


Berita Terkait