Bupati Ajak Kades Rangkul Masyarakat

Sabtu, 18 Mei 2019 23:35 D. Farhan Kamil Daerah

Bupati Ajak Kades Rangkul Masyarakat

 

Koropak.co.id - Jelang pengumuman resmi hasil Pemilu 2019 pada Rabu (22/5/2019) nanti, Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto meminta kepada para kepala desa untuk menyeru kepada warganya, agar menahan diri dan tidak terhasut atau terprovokasi melakukan aktiflvitas yang tidak populer bahkan menimbulkan rasa resah dan ketidaknyamanan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat.

Bupati sangat percaya, masyarakat Kabupaten Tasikmalaya mayoritas umat muslim bisa mengendalikan diri dalam menghindari hal-hal yang dapat menciptakan keresahan dan konflik sosial. Ia mengajak seluruh elemen masayarakat agar bersama-sama menjaga kondusifitas daerah, apalagi di bulan Ramadan ini.

 

Koropak.co.id - Bupati Ajak Kades Rangkul Masyarakat (2)

 

Baca : Pangdam Imbau Masyarakat Bersatu Pasca Pemilu

Demikian hal tersebut ditegaskan Bupati dalam acara silaturahmi kebangsaan dengan kepala desa se-Kabupaten Tasikmalaya dalam rangka pencegahan konflik sosial paska Pileg dan Pilpres 2019 di Pendopo Baru Setda Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (17/5/2019).

“Saya akui, akhir-akhir ini banyak mendengar hal-hal yang kurang nyaman di telinga kita. Saya berharap Kabupaten Tasikmalaya ini bisa menjaga kondusifitas. Mari kita serahkan seluruhnya kepada Allah SWT, Kita telah berupaya, berjuang memenuhi kewajiban memilih pemimpin, hasilnya serahkan kepada Allah SWT," ucap Ade.

Di samping itu, Bupati meminta masyarakat menghormati seluruh proses yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu yang dijamin konstitusi. "Serahkan kepada negara yang memiliki perangkat dan regulasi. Kita hanya tinggal menunggu hasilnya. Kesampingkan rasa suka tidak suka, kita sangat mengerti agama dan taat agama maka menciptakan kedamaian dan mewujudkan kondusifitas adalah wujud ketaatan terhadap perintah agama," tutur Ade.

 

Koropak.co.id - Bupati Ajak Kades Rangkul Masyarakat

 

Baca : Cendekiawan Muslim Deklarasikan Indonesia Damai

Ditambahkan, Pemerintah sangat tidak berharap, ada masyarakat Kabupaten Tasikmalaya yang kemudian menjadi korban ketika memaksakan diri untuk turun ke jalan bersama masyarakat lainnya di Jakarta. "Jangan sampai jadi korban. Sebab tidak menutup kemungkinan acara nanti dimanfaatkan oleh orang yang tidak suka kedamaian. Mari menahan diri dan tidak terprovokasi," ucapnya.

Pemerintah menekankan sekali lagi, melalui aparatur pemerintahan kecamatan dan desa, TNI juga Polri agar meningkatkan silaturahim dengan masyarakat dan menyampaikan agar masing-masing menjaga lingkungan dan dirinya sendiri demi kondusifitas.*


Baca : Bias Kontestasi Politik Harus Sudah Lenyap


Berita Terkait