Tekan Angka Biaya Produksi Dengan Teknologi

Kamis, 23 Mei 2019 13:36 Erni Nur'aeni Daerah

Tekan Angka Biaya Produksi Dengan Teknologi


Koropak.co.id - Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman meresmikan klaster ayam ras petelur di Kelurahan Cibunigeulis Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya, Rabu (22/5/2019). Walikota berharap agar peternak Kota Tasikmalaya harus lebih canggih untuk meningkatkan nilai ekonomi.

"Pembangunan itu tidak hanya berkutat dalam bentuk fisik saja tetapi juga masuk dalam bidang pertanian, peternakan dan lainnya. Peternak kita harus lebih canggih," kata Budi.

Salah satu upaya untuk meningkatkan ekonomi yaitu dengan menekan biaya pakan ternak dengan memanfaatkan teknologi yang dapat menghemat biaya namun dapat meningkatkan produksi yang bagus.

 

"Maka itu dia alasan kenapa kita bergandengan dengan BI dalam rangka pembinaan bagi para petani, dalam rangka menekan angka infasi serta peningkatan petani itu sendiri," katanya.

Lebih lanjut Budi menyebutkan, untuk mencapai tujuan peningkatan ekonomi itu perlu dilakukan kedisiplinan serta keuletan para petani yang harus diutamakan. Sebab kalau tidak disertai hal itu maka pakan yang dihasilkan tidak akan sesuai dengan harapan.

 

Koropak.co.id - Tekan Angka Biaya Produksi Dengan Teknologi (2)

 

Baca : Harga Telur Fluktuatif, Peternak Ayam Menjerit

Diakuinya, saat ini belum ada wacana untuk pembuatan pakan sendiri. Sehingga akan memanfaatkan pakan dari pabrik yang kemudian dilakukan proses konsentrat fermentasi.

"Kita saat ini belum ada pembuatan pakan sendiri yang artinya masih memakai pakan dari pabrik. Hanya saja dilakukan pengolahan khusus sehingga menghasilkan pakan yang baik dan murah serta mampu menstimulus produktivitas. Harganya hanya Rp 50.000 per 1 ton," katanya.

Jika peternak di Kota Tasikmalaya sudah memahami hal ini tambah dia, maka akan mampu berdaya saing dengan Kota-kota lainnya tanpa harus memakan ongkos kirim. Artinya semuanya harus memakai teknologi agar dapat mampu meningkatkan ekonomi dan menjadikan Kota Tasikmalaya unggul.

"Kebanyakan pakan untuk sementara ini dipasok dari Blitar dengan harga pengiriman cukup tinggi. Maka agar dapat menekan biaya, kuncinya ada di peternak sendiri. Kita harus lebih unggul sehingga ke depannya akan beradaya saing dengan kota lainnya," terang Budi.*

 

Baca : Tekan Harga Telur, TPID Kota Tasikmalaya Gelar Operasi Pasar