Tasikmalaya Potensi Kembangkan Ekonomi Syariah

Selasa, 28 Mei 2019 19:16 Erni Nur'aeni Daerah

Tasikmalaya Potensi Kembangkan Ekonomi Syariah


Koropak.co.id - Kantor Perwalilan (KPw) Bank Indonesia Tasikmalaya menggelar seminar sertifikat halal bagi para pegiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Se-Priangan Timur, di Balai Priangan KPw Bank Indonesia Tasikmalaya, Selasa (28/5/2019).

Kepada Koropak, Kepala KPw Bank Indonesia Tasikmalaya, Heru Saptaji menuturkan Indonesia, khususnya Kota Tasikmalaya merupakan salah satu wilayah dengan mayoritas Muslim terbesar, sehingga memiliki modal kuat untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan berbasis syariah.

"Oleh sebab itu, penting kiranya kami memberikan edukasi akan sertifikasi halal. Dalam seminar kali ini, diikuti lebih dari 215 pelaku UMKM se-Priangan Timur, dengan menghadirkan narasumber dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Bandung," katanya.

Tujuannya, kata Heru, agar seluruh pegiat UMKM mempunyai sertifikat halal sehingga konsumen akan aman dalam mengkonsumsi produk makanan lokal. Untuk mengimplementasikan hal tersebut, Bank Indonesia telah memiliki blueprint pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

 

Koropak.co.id - Tasikmalaya Potensi Kembangkan Ekonomi Syariah (2)

 

Baca : Bank Indonesia Siapkan Rp 3,92 Trilyun

 

Salah satu poin yang dilakukan dengan menggencarkan "halal lifestyle" dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, termasuk dalam pengembangan "halal value chain".

"Dengan pemberdayaan dan menggencarkan implementasi halal lifestyle, menjadi upaya untuk mendukung terwujudnya Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia," katanya.

Ditambahkan Heru, Bank Indonesia fokus untuk mengembangkan halal value chain di sektor pertanian, industri pengolahan, pariwisata, serta energi baru dan terbarukan. Bank Indonesia juga berupaya untuk mempercepat sertifikasi halal di produk-produk UMKM dalam rangka mendukung implementasi halal value chain di masyarakat.

"Sektor-sektor tersebut menjadi fokus Bank Indonesia dalam mengembangkan halal value chain di masyarakat," ujarnya.

Melalui seminar itu pula, kata Heru, diharapkan proses sertifikasi halal produk UMKM di Priangan Timur dapat semakin cepat diimplementasikan dan mampu meningkatkan daya saing UMKM dengan produk dari industri besar.

"Lebih jauhnya lagi, kami harapkan produk UMKM Priangan Timur dapat menembus pasar pasar global, sekaligus mewujudkan visi pengembangan ekonomi syariah," ucap Heru.*

 

Baca : Bank Indonesia Sediakan Layanan Penukaran Uang

 


Berita Terkait