Polisi Bekuk Pembobol Brankas Minimarket

Selasa, 28 Mei 2019 22:07 D. Farhan Kamil Daerah

Polisi Bekuk Pembobol Brankas Minimarket

 

Koropak.co.id - Setelah selama dua pekan dilakukan pengejaran, Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tasikmalaya akhirnya berhasil membekuk para pelaku perampokan salah satu minimarket (Indomaret) Cintaraja Kampung Gandrung Desa Cintaraja Kecamatan Singaparna.

Keempat pelaku itu diketahui bernama Nurfalah (26) alias Ubay warga Kampung Kumbang Desa Rahayu Kecamatan Margasih-Bandung, Uton Nawawi (22) warga Kampung Tugusari Desa Mekarsari Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, Indra Badrudin (31) Kampung Cipeundeuy kaler Desa Karangtengah Kecamatan Kadungora Garut dan saorang pelaku lagi diketahui bernama Egi alias Komeng (23).

"Alhamdulillah kurang dari dua pekan pasca perampokan, para pelaku sudah terlacak kemudian kita kejar dan kita tangkap. Mereka merupakan residivis dengan kasus serupa di lebih dari empat titik di beberapa kota," tutur Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra, seusai menggelar ekspose pengungkapan kasus perampokan minimarket di Mapolres Tasikmalaya, Selasa (28/5/2019).

 

Koropak.co.id - Polisi Bekuk Pembobol Brankas Minimarket (2)

 

Baca : Heboh Indomaret Pamoyanan Dibobol Maling


Dari keterangan pelaku, setelah melakukan aksi perampokan di Cintaraja itu, mereka menuju Leles Garut. Kemudian berpindah-pindah persembunyian hingga akhirnya mereka melakukan aksi perampokan serupa di Soreang Bandung dan Cidaun Cianjur.

Kapolres menjelaskan, saat aksi perampokan, pelaku bernama Nurfalah menodongkan senjata jenis air soft gun merek WG321 kepada Hendra dan dua rekannya (karyawan Indomaret) serta menyuruhnya masuk ke ruang gudang penyimpanan brankas uang.

"Di ruang itu, Uton menyuruh Hendra membuka brankas dan mengeluarkan isinya berupa uang sejumlah Rp. 11.900.000 untuk dimasukkan ke kantong plastik yang sudah disiapkan pelaku," kata Dony.

 

Koropak.co.id - Polisi Bekuk Pembobol Brankas Minimarket (3)

 

Baca : Antar Santapan Sahur Driver Gojek Diserang Geng Motor


Mereka tambah dia, nekad melakukan aksi perampokan tersebut karena terdesak kebutuhan untuk lebaran. Dan juga untuk pengobatan. "Itu berdasarkan pengakuan para pelaku. Para pelaku dijerat dengan pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman 9 tahun penjara," ujar Dony.

Selain mengamankan para pelaku, Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian, masker, helm, 2 unit motor, sebuah HP milik karyawan Indomaret dan sebuah samurai.

Sementara itu di hadapan penyidik, Nurfalah mengaku, selain karena kebutuhan untuk lebaran, ia juga mengaku terdesak kebutuhan untuk berobat.

"Saya baru keluar penjara pada 29 April lalu, tidak lama kemudian diambil lagi. Saya terdesak biaya operasi tangan dan akhirnya nekad merampok," aku Nurfalah.*

 

Baca berita sebelumnya : Empat Perampok Bersenjata Sekap Pegawai Indomaret

 


Berita Terkait