H-7 Lebaran, Lingkar Gentong Masih Lengang

Rabu, 29 Mei 2019 16:41 Dede Hadiyana Daerah

H-7 Lebaran, Lingkar Gentong Masih Lengang

 

Koropak.co.id - Memasuki musim mudik hari raya Idulfitri 1440 Hijiriah pada H-7 Lebaran, jalur wilayah selatan Jawa Barat tepatnya di jalur Pos Pengamanan Terpadu Letter U Kadipaten Lingkar Gentong Tasikmalaya, Rabu (29/5/2019), terpantau masih ramai lancar.

Diketahui, para karyawan dan pegawai baik negeri maupun swasta mulai mendapatkan cuti libur hari raya pada Jumat (31/5/2019). Diprediksi, volume kendaraan akan mulai meningkat pada malam harinya.

Namun hingga saat ini, belum terpantau kepadatan kendaraan pemudik apalagi kendaraan roda empat. Kendaraan masih didominasi truk bermuatan berat masih terlihat beroperasi dan masih melintasi jalur ini baik dari arah Bandung menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya.

Dijumpai Koropak, Rabu (29/5/2019) Polantas Kadipaten Polres Tasikmalaya Kota Brigpol Agus yang didampingi petugas dari Dinas Perhubungan dan Anggota TNI dari Koramil Ciawi, arus lalu lintas di wilayah tersebut terpantau ramai lancar.

"Lalu lintas di Letter U Lingkar Gentong, baik dari arah timur menuju barat maupun sebaliknya hingga H-7 ini masih landai lancar dan intensitas kendaraannyang melintas masih terbilang normal," ujarnya.

 

Koropak.co.id - H-7 Lebaran, Lingkar Gentong Lancar (2)

 

Baca : One Way System Upaya Lancarkan Arus Mudik

Meskipun masih sedikit, sudah terlihat para pengendara yang sudah mudik pada H-7 sekarang, bahkan kebanyakan para pengendara roda dua dengan alasan tidak ingin terjebak kemacetan yang diprediksi akan terjadi pada H-3 hingga H-1 Lebaran.

Salah seorang pemudik dari Bekasi yang hendak pulang ke kampung halamannya di wilayah Porwekerto, Ahmad (36) mengatakan dirinya sengaja mengambil cuti lebih awal karena takut terkena macet saat perjalanan mudik.

"Tidak cuma itu, saya juga ingin lebih lama di kampung halaman bersama keluarga karena jatah libur sesudah lebaran cuma beberapa hari saja," katanya.*

 

Baca : Polres Tasikmalaya Siapkan Tim Khusus Antisipasi Teror