Jelang Lebaran, Penjual Bunga Mulai Mengadu Nasib

Kamis, 30 Mei 2019 18:53 Erni Nur'aeni Ramadan

Jelang Lebaran, Penjual Bunga Mulai Mengadu Nasib


Koropak.co.id - Sudah menjadi tradisi bahwa setiap Idulfitri tiba, umat muslim senantiasa melaksanakan ziarah ke makam keluarga dan sanak keluarga yang telah lebih dahulu meninggal. Tentunya, tidak pernah ketinggalan membawa bunga serta air.

Bicara soal bunga untuk "nyekar" ke makam, menjelang Idulfitri yang tinggal beberapa hari lagi, para penjual bunga mulai menjajajkan produknya di tempat pemakaman, seperti halnya Lilis (45) seorang penjual bunga yang berjualan di Kompleks Pemakaman Umum Cieunteung Kota Tasikmalaya.

Dijumpai Koropak, Kamis (30/5/2019) Lilis mengaku selama berjualan sejak 20 tahun lalu, di setiap momentum Idulfitri senantiasa mendapatkan pendapatan dua kali lipat dari biasanya.

"Alhamdullilah kalau selama Idulfitri suka banyak yang beli, berbeda kalau hari biasa seperti sekarang ini," katanya.

 

Koropak.co.id - Jelang Lebaran, Penjual Bunga Mulai Mengadu Nasib (2)

 

Baca : Tradisi Lebaran

Lilis menjual bunga dengan harga yang relatif murah hanya Rp 2.500 per bungkus.

"Selain Idulfitri, pada hari Jumat dan munggahan juga suka ramai. Selain saya, banyak yang ikut berjualan di Cieunteung ini, terutama beberapa warga setempat. Ada juga penjual bunga dari daerah lain. Kalau saya tidak merasa tersaingi atau bahkan keberatan karena rezeki sudah ada yang mengatur," ujarnya.

Diakui Lilis, bunga-bunga tersebut ia dapatkan dari pengirim dan menanam sendiri. Jika tidak habis terjual, maka bunga akan dibuang. Selain bunga setaman ia menjual bunga sedap malam yang biasa dipakai untuk pengharum ruangan alami.*

 

Baca : Berkah di Hari Raya Idulfitri


Berita Terkait