Walikota Banjar Awasi Penggunaan Mobil Dinas

Kamis, 30 Mei 2019 19:13 Ahmad Mukhlis Daerah

Walikota Banjar Awasi Penggunaan Mobil Dinas


Koropak.co.id - Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banjar, menggunakan mobil dinas untuk kepentingan mudik pada Lebaran 2019.

"Saya sudah sosialisasikan surat edaran larangan penggunaan mobil dinas untuk kepentingan mudik lebaran. Silakan mobil dinas dipakai saat ada kepentingan dinas, itu tidak masalah, " ucapnya saat dikonfirmasi Koropak, Kamis (30/5/2019).

Menurut Walikota, jika ada pejabat menggunakan mobil dinas untuk mudik, masyarakat diminta melaporkan.

"Misalkan saya ke pasar untuk mengecek harga kan tidak apa-apa, itu tugas dinas. Sekali lagi, sampaikan ke saya kalau masyarakat melihat ada yang pakai mobil dinas saat mudik," ujar Walikota.

 

Koropak.co.id - Walikota Banjar Awasi Penggunaan Mobil Dinas (2)

 

Baca : Kota Banjar Raih Prestasi Kinerja Pemerintahan

Ditanya dasar hukum pelarangan penggunaan mobil negara untuk kepentingan pribadi seperti halnya mudik, Walikota menjelaskan sebagaimana Surat Edaran Kemendagri Nomor 003.2/3975/SJ dan Surat Edaran Nomor 003.2/3976/S yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo pada 16 Mei 2019 lalu.

Dalam surat tersebut, ASN dilarang menerima gratifikasi, baik berupa uang, fasilitas, parsel, serta pemberian lainnya yang berkaitan dengan jabatan. Surat edaran yang dibagikan ke semua kepala daerah itu merupakan respons Kemendagri atas surat edaran dari KPK No. B/3956/GTF 00.02/01-13/05/2019 tanggal 8 Mei 2019.

"Surat tersebut juga berisi imbauan agar ASN tidak menerima bingkisan pada saat lebaran. Sebab, gratifikasi rentan terjadi dan fenomenanya kerap mendompleng pada peristiwa keagamaan. Jadi larangan penggunaan mobil dinas itu bagian dari surat edaran ini," katanya.*

 

Baca : Bupati Larang Mobil Dinas Dipakai Mudik Lebaran


Berita Terkait