KNPI Kabupaten Tasikmalaya Gaet MUI Bereskan Pemuda

Minggu, 02 Juni 2019 20:32 D. Farhan Kamil Daerah

KNPI Kabupaten Tasikmalaya Gaet MUI Bereskan Pemuda


Koropak.co.id - Boleh jadi ini catatan sejarah kali pertama keberadaan KNPI di Indonesia. Untuk merangkul dan merekatkan kembali generasi muda, yang sempat terserak dan tercecer akibat dampak Pemilu 2019, DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya menggaet Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membereskan seluruh persoalan yang terjadi dalam kehidupan generasi muda bangsa saat ini.

Diakui atau tidak, disadari atau pun tidak, suasana pasca Pemilu April 2019 lalu masih kental terasa dalam kehidupan hari ini. Kehidupan terkotak-kotak akibat berbeda pilihan, diperparah lagi dengan perubahan karakter manusia yang dengan gampangnya menuduh, memfitnah, menyampaikan ujaran kebencian, hoax atau berita bohong, yang semakin merenggangkan kesatuan serta persatuan bangsa.

"Hari ini kita menandatangani MoU dengan MUI Kabupaten Tasikmalaya. Kita berharap dengan kehadiran MUI ini, memperkuat daya dan upaya KNPI dalam rangka membereskan persoalan-persoalan pemuda atau generasi muda khususnya di Kabupaten Tasikmalaya," kata Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna, SE, seusai penandatanganan MoU sekaligus pembukaan rapat koordinasi beserta seluruh pengurus kencamatan (PK) KNPI dan OKP, di gedung MUI Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (1/6/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto, Sekretaris MUI Kabupaten Tasikmalaya, KH. Edeng ZA dan Majelis Pembina Pemuda Kabupaten Tasikmalaya.

 

Koropak.co.id - KNPI Kabupaten Tasikmalaya Gaet MUI Bereskan Pemuda (2)

 

Baca : MUI Hembuskan Kedamaian di Bulan Ramadan

Ia menjelaskan, tidak hanya karena dampak politik yang diakui atau tidak telah mengkotak-kotakkan generasi muda seiring dengan hebatnya intensitas isu destruktif yang berkembang, hoax, berita bohong, ujaran kebencian dan fitnah, MoU ini juga untuk menjembatani sepak terjang KNPI dalam rangka mengurai penyakit-penyakit masyarakat yang kian memprihatinkan.

"Sex bebas, pesta narkoba, miras, pergaulan bebas dan kenakalan remaja seperti tidak dapat dipisahkan dari trend kehidupan pemuda hari ini. Kita tidak bisa hanya diam dan berpangku tangan dalam menyikapi dan menyelesaikan situasi ini, kecuali bergerak bersama para sesepuh, alim ulama dan tokoh masyarakat lainnya yang masih memilki keprihatinan dan perhatian sama terhadap persoalan bangsa," tutur Nana.

KNPI sebagai organisasi perhimpunan organisasi-organisi kepemudaan, ke depan akan terus berusaha menciptakan inovasi dengan harapan dapat menjadi solusi bagi persoalan yang dihadapi pemuda masa kini.

"KNPI harus eksis untuk menyikapi setiap perkembangan kehidupan generasi muda. Banyak cara persuasif merangkul dan menyatukan pemuda untuk berbicara soal masa depan generasi muda di Kabupaten Tasikmalaya lebih prospektif, seperti pembinaan, sosialisasi, penyuluhan maupun bimbingan teknis," kata Nana.*

 

Baca : KNPI, Antara Dosa Sejarah dan Harapan Perbaikan Bangsa