Dewan Tidak Akan Tolerir Penyelewengan Anggaran

Selasa, 02 Juli 2019 20:45 Eris Kuswara Parlemen

Dewan Tidak Akan Tolerir Penyelewengan Anggaran


Koropak.co.id - Dalam Rapat bersama Dinas Pertanian dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Tasikmalaya yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Kota Tasikmalaya, Jalan RE Martadinata Nomor 334 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (7/2/2019), Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Wahid mengapresiasi pencapaian dinas terkait dengan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2018.

"DPRD Kota Tasikmalaya mengapresiasi pencapaian pelaksanaan APBD tahun 2018 oleh dinas terkait. Namun terkait laporan pertanggungjawaban dari pelaksanaan APBD 2018 ini, kami lakukan cross check secara langsung penggunaan anggaran oleh OPD terkait," kata Wahid.

Ditambahkan Wahid, DPRD Kota Tasikmalaya juga sudah menerima konfirmasi dari beberapa dinas terkait dengan penggunaan anggaran di tahun 2018. Secara prioritas, dinas tersebut sudah bisa melaksanakan programnya dengan baik. Bahkan pencapaiannya pun bisa sampai lebih dari 90 persen.

"Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti temuan-temuan BPK yang menjadi hambatan, sehingga mereka harus mengembalikan kelebihan pembayaran, dan Alhamdulillah sudah selesai," ucapnya.

 

Koropak.co.id - Dewan Tidak Akan Tolerir Penyelewengan Anggaran (2)

 

Baca : Dewan Tegaskan Program OPD Harus Dirasakan Masyarakat

Wahid menuturkan, DPRD Kota Tasikmalaya, juga turut mencoba dan memberikan evaluasi terkait dengan kekurangan-kekurangan di tahun 2018 agar tidak terjadi lagi di tahun 2019.

"Kami turut menyarankan kepada dinas terkait apabila ada tindakan menyeleweng terkait dengan penyaluran bantuan, contohnya penerima bantuan diberikan kepada orang-orang yang sama, harap dilaporkan. Kami berharap penerimaan bantuan harus merata dan tentunya bantuan itu harus bisa menjadi modal awal, yang dimanfaatkan dengan baik oleh penerima bantuan tersebut hanya bagian dari stimulan saja dari Pemerintah Kota Tasikmalaya," ujarnya.*

 

Baca : Masyarakat Curiga Ada Ketidakadilan PKH 

Baca : Program Usaha Pangan Rakyat Kembali Diusung di 2020


Berita Terkait